Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 19 May 2025 22:01 WIT

Panen Bawang Merah, Wabup Jayawijaya Berharap Bisa Turunkan Inflansi


					Wabup Jayawijaya Ronny Elopere bersama Asisten II Sekda Jayawijaya, Anggota DPRD Jayawijaya, Kadis Pertanian, dan Forkopimda Jayawijaya saat memanen bawang merah di Kampung Argolik Distrik Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Perbesar

Wabup Jayawijaya Ronny Elopere bersama Asisten II Sekda Jayawijaya, Anggota DPRD Jayawijaya, Kadis Pertanian, dan Forkopimda Jayawijaya saat memanen bawang merah di Kampung Argolik Distrik Pyramid, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Ronny Elopere bersama rombongan mengunjungi Kampung Argolik, Distrik Pyramid dalam rangka panen bawang merah, Senin, 19 Mei 2025.

Menurut Wabup Jayawijaya Ronny Elopere, hasil panen bawang merah milik kelompok tani Kampung Argolik, Dusun Kewi ini sangat luar biasa. “Dinas Pertanian Jayawijaya harus terus mengontrol agar penanamannya lebih berkembang dan memperluas lahan kebunnya. Sehingga bisa membantu menurunkan inflansi di Kabupaten Jayawijaya,” katanya.

Kelompok tani di Kampung Argolik mulai memasarkan bawang merah mereka hingga berton-ton dari tahun 2019 hingga sekarang. Walau sempat gagal pada waktu jaman covid yang membuat bawang merah mereka membusuk, tetapi kelompok tani mencoba tetap bangkit lagi. Untuk itu, mereka berharap Pemkab Jayawijaya dapat membantu pemasarannya.

Menjawab hal itu, Wabup Jayawijaya Ronny Elopere mengatakan, untuk masalah pemasaran, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Nakerindag) Jayawijaya untuk men-supply barang dari Wamena keluar kota, terutama ke Timika, Kabupaten Mimika.

“Distribusi barang atau buah seperti buah cabai (rica), tomat, dan bawang dari luar ke Wamena untuk sementara dihentikan dulu. Ini agar hasil jual dari mama-mama bisa laku dibeli oleh masyarakat di Kota Wamena,” terang Ronny.

Ronny juga mengatakan, untuk pembangunan jalan raya yang masuk ke Kampung Argolik seperti yang dikeluhkan masyarakat, tahun ini belum bisa direalisasikan. “Sebab sudah dilakukannya musrenbang, tetapi akan diusahkan untuk tahun depan,” jelasnya.

Ronny juga berharap agar masyarakat, terutama para pemudanya untak tidak terlalu berkeliaran di Kota Wamena tanpa tujuan jelas, melainkan lebih baik tinggal kampung untuk berkebun.

“Para pemuda yang tak memiliki pekerjaan tetap yang berkeliaran di dalam kota, kami mohon untuk kembali ke kampung atau distrik masing-masing mengelola kebun. Sebab ini merupakan sumber daya yang dapat menghasilkan uang jika sungguh-sungguh dikelola. Hasilnya bisa dinikmati bersama sanak saudara,” jelas Ronny. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA