Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 2 May 2025 18:47 WIT

Pemkab Mimika Pulangkan 21 Pancaker yang Ditelantarkan di Jakarta


					Para pencaker yang dipulangkan Pemkab Mimika dari Jakarta saat berfoto bersama Bupati Mimika Johnnes Rettob. (IST) Perbesar

Para pencaker yang dipulangkan Pemkab Mimika dari Jakarta saat berfoto bersama Bupati Mimika Johnnes Rettob. (IST)

KABARPAPUA.CO, Mimika – Sebanyak 21 pencari kerja (pencaker) asal Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah yang diduga ditelantarkan PT HAL di Jakarta, kini telah dipulangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Para pencaker ini berhasil dipulangkan ke Kabupaten Mimika, setelah Bupati Mimika Johannes Rettob mengutus Asisten I Setda Kabupaten Mimika Ananias Faot dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Mimika Paulus Yanengga untuk menyambangi para pencaker ini di Jakarta.

Setelah bertemu dengan pencaker, Tim Utusan Pemkab Mimika bersama para pancaker langsung bertolak ke Timika, Kabupaten Mimika menggunakan pesawat. Tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, para pencaker ini langsung ditemui Bupati Mimika Johannes Rettob sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Bupati Mimika Johannes Rettob saat menemui para pencaker yang berhasil dipulangkan Pemkab Mimika dari Jakarta. (IST)

Bupati Johannes Rettob juga memberikan penguatan bagi para pencaker. Dia berharap pencaker yang diduga menjadi korban perusahaan yang tidak bertanggung jawab dapat menjadikan hal tersebut sebagai pengelaman, agar ke depan tidak muda percaya dengan perusahaan-perusahan yang tidak jelas asal usulnya.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku kehadiran PT HAL di Timika tidak pernah ada penyampaian atau koordinasi dengan Pemkab Mimika. “Ini juga menjadi pekerjaan rumag besar bagi Pemkab Mimika kedepan,bahwa setiap perusahaan yang mau berinvestasi di Mimika, perlu dicek secara baik, sehingga pengelaman seperti ini tak kembali terulang,” jelasnya.

Setelah menyampaikan perihal penguatan,  Bupati Mimika Johannes Rettob kemudian menyerahkan para pencaker ini kepada pihak keluarga yang menunggu di pintu kedatangan Bandara Mozes Kilangin Timika. Data yang ada, dari 21 pencaker yang dipulangkan Pemkab Mimika ini, mereka terdiri 17 laki-laki dan 4 perempuan. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Percepat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Bagikan Laptop kepada Pelajar

21 January 2026 - 23:38 WIT

Ringankan Beban Ekonomi, Dinsos Dogiyai Serahkan Bantuan untuk Warga

20 January 2026 - 07:15 WIT

Wagub Papua Tengah Instruksikan OPD Kooperatif dan Transparan Hadapi Pemeriksaan BPK

19 January 2026 - 12:50 WIT

Papua Tengah Waspada Super Flu, Masyarakat Diminta Segera Lapor Jika Bergejala

14 January 2026 - 17:31 WIT

Fesmed I di Tanah Papua Dibuka, Pemprov Papua Tengah: Media Mampu Angkat Sisi Positif Daerah

13 January 2026 - 22:59 WIT

Sinergi dalam Doa: Potret Kebersamaan ASN Papua Tengah di Setiap Awal Bulan

13 January 2026 - 14:34 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH