Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 20 Mar 2025 22:37 WIT

Jelang Lebaran, Disperindag Kepulauan Yapen Mengecek Ketersediaan Bapok dan Produk Kadaluwarsa


					Bapok di Pasar  Aroro Iroro Serui, Kepulauan Yapen. Foto: Disperindagkop Yapen Perbesar

Bapok di Pasar Aroro Iroro Serui, Kepulauan Yapen. Foto: Disperindagkop Yapen

KABARPAPUA.CO, Serui – Jelang lebaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok (bapok). Juga pemeriksaan barang kadaluwarsa di sejumlah pedagang di wilayah Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan barang, sekaligus memastikan tak terjadi kenaikan harga, terutama bapok seperti, telur, minyak, gula, bawang merah, bawang putih dan beras. Barang kadaluwarsa juga menjadi fokus agar konsumen dapat mendapatkan makanan yang sehat dan layak konsumsi.

Plt Disperindag Kepulauan Yapen Alwi Masse menyampaikan, pengecekan ketersediaan barang dan ini dalam rangka merayakan bulan suci Ramadan dan menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriyah.

“Kami Disperindag sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek ketersediaan barang, terutama pada bapok. Alhamdullilah, stok cukup dan harga stabil hingga Hari Raya Idulfitri nanti,” katanya, Kamis 20Maret 2025.

Foto bersama usai pengecekan ketersediaan bapok dan barang kadaluwarsa di pasar. (Foto Disperindag Kabupaten Kepulauan Yapen)

Menurut Alwi, pengecekan ketersediaan bapok ini berjalan bersama dengan pengecekan barang expired atau kadaluwarsa pada toko dan kios-kios untuk memastikan agar konsumen menggunakan produk yang masih dalam kondisi baik dan tidak berisiko terhadap kesehatan.

“Barang kadaluwarsa yang sudah tidak layak diperjual belikan kepada masyarakat. Hasil barang kadaluwarsa seperti mie, kerupuk instan, serta ikan kaleng yang langsung disortir dan diberhentikan penjualannya,” jelas Alwi.

Alwi juga mengungkapkan, melalui pantauan dan hasil pengecekan ini, dipastikan ketersediaan bapok dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan lebaran nanti.

“Kami akan terus jalankan ini hingga ke beberapa distrik yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen, guna mengecek kebutuhan dan ketersediaan bapok dan juga barang expired atau kadaluwarsa,” katanya. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 139 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN