Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 11 Dec 2024 20:16 WIT

Klarifikasi Kapolres Soal Statmen Ketua KPU Lanny Jaya yang Sudutkan Polri


					Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Polda Papua) Perbesar

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Tiom – Beredar rekaman video audio Ketua KPU Lanny Jaya yang diunggah di akun media sosial facebook Kaonak Nen Jr. Rekaman berdurasi 2.45 menit menyebut aparat keamanan tidak mampu menjamin keamanan di Lanny Jaya.

Menyikapi statement tersebut, Kapolres Lanny Jaya, Kompol Nursalam Saka, S.Pd., M.M berikan klarifikasi. Kapolres menyebut pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketua KPU Lanny Jaya adalah pernyataan sepihak dan menyudutkan kepolisian.

Menurutnya, dinamika perkembangan situasi Kamtibmas di Lanny Jaya yang menyebabkan tertundanya pleno tingkat Kabupaten Lanny Jaya, adalah murni karena pertimbangan situasi keaamanan.

“Saat itu pleno diskors karena adanya protes dari saksi paslon hingga mereka keluar dari ruang pleno. Disitu terjadi peningkatan eskalasi adanya kehadiran massa pendukung masing-masing paslon dalam jumlah banyak. Mereka membawa kelengkapan alat perang yang dinilai sangat berpotensi menimbulkan bentrokan antar pendukung,” terangnya.

Ia bersama Dandim 1713/Lanny Jaya  memberikan saran kepada Ketua KPU Lanny Jaya untuk menunda sementara pleno. Saran ini karena kondisi cuaca gelap dan alasan faktor keamanan.

“Kami mengutamakan keselamatan jiwa manusia, daripada memaksakan situasi melanjutkan pleno dan mengabaikan faktor keselamatan jiwa manusia. Termasuk keselamatan jiwa penyelenggara, paslon, tim sukses, massa pendukung dan aparat keamanan,” katanya.

Nursalam mengatakan, pihaknya telah berinisiasi melakukan upaya mempertemukan penyelenggara Pilkada tingkat kabupaten dan provinsi. Pertemuan juga mengundang Forkopimda, paslon bupati hingga perwakilan tim sukses dan tokoh agama.

Pertemuan dalam bentuk kegiatan rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin, 9 Desember 24 di Hotel Nawi Abua Tiom Lanny Jaya. Adapun hasil keputusan rapat koordinasi  sepakat melanjutkan pleno pada 10 Desember 24.

“Dari pertemuan itu disepakati melanjutkan pleno tanggal 10 Desember 24. Namun dengan catatan pleno dapat dilanjutkan semua paslon harus menarik semua massa pendukungnya kembali ke posko pemenangan masing-masing,” bebernya.

Nursalam menilai  pengerahan massa pendukung paslon di lapangan sangat berpotensi menimbulkan terjadinya konflik horizontal.  Perang antar pendukung  berpotensi menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugiaan materiil.

“Kami semata untuk meminimalisir terjadinya konflik yang membuat jatuhnya banyak korban jiwa antara para pendukung,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K, M.Kom., mengimbau masyarakat Lanny Jaya untuk tidak mempercayai berita-berita hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Mari ciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Lanny Jaya,” ajak Benny. *** (Adv/Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 215 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Forum Pemimpin Redaksi Papua Terbentuk

2 May 2026 - 23:27 WIT

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Trending di PERISTIWA