Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 9 Dec 2024 19:15 WIT

Sidak Keamanan Pangan, BBPOM Jayapura Temukan Makanan Impor Ilegal


					BBPOM Jayapura saat sidak keamanan pangan di distributor Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

BBPOM Jayapura saat sidak keamanan pangan di distributor Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.COKota Jayapura – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura menggelar inspeksi mendadak (sidak) beberapa distributor pangan di Kota Jayapura, Senin 9 Desember 2024.

Sidak digelar bersama Dinas Perindakop Kota Jayapura menjelang Natal. Inspeksi untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual aman dan memenuhi syarat pelabelan.

Kepala BBPOM Jayapura, Hermanto, menjelaskan bahwa sidak telah dimulai sejak 28 November dan akan berlangsung hingga 1 Januari mendatang.

“Kami ingin memastikan semua produk makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat saat Natal benar-benar aman,” ujar Hermanto.

BBPOM Jayapura telah mengawasi tujuh kabupaten/kota di Papua. Tujuh daerah dimaksud meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Biak Numfor, Supiori, dan Kepulauan Yapen.

Dari pengawasan, sebanyak 108 sarana telah diperiksa, dan ditemukan 10 jenis produk makanan dan minuman yang kadaluwarsa. BBPOM Jayapura juga menemukan produk coklat Milo dari Nigeria tanpa izin edar alias ilegal.

“Hari ini kami mulai dari distributor untuk memastikan tidak ada produk ilegal, kedaluwarsa, atau rusak yang dijual,” kata Hermanto.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin mutu dan keamanan pangan bagi masyarakat hingga usai Natal dan Tahun Baru.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kemasan, label dan izin edar. Selain itu juga (mengecek) tanggal kadaluwarsa pada setiap barang yang ingin dibeli,” pesan Hermanto. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS