Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 5 Dec 2023 06:00 WIT

Strategi BI Bersama TPID Tekan Laju Inflasi di Papua


					Suasana pertemuan tahunan di Kantor BI Papua, Kota Jayapura, Senin 4 Desember 2023. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Suasana pertemuan tahunan di Kantor BI Papua, Kota Jayapura, Senin 4 Desember 2023. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat struktur perekonomian serta sinergi pengendalian inflasi di Papua.

Kepala Deputi Perwakilan BI Papua, Thomy Andryas mengatakan, pihaknya telah melaksanakan sejumlah sinergi program bersama berbagai pihak terkait. Salah satunya dalam mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi pangan.

Sinergi dan koordinasi dengan pemangku kebijakan, termasuk upaya antisipasi dampak air minum menunjukkan hasil yang positif dalam pengendalian inflasi khususnya inflasi bahan makanan. Di mana BI merupakan bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Laju Inflasi di Papua Terkendali

“Sampai dengan November 2023, inflasi di masing-masing kota di Papua, baik itu Kota Jayapura, Merauke dan Timika menunjukkan laju inflasi yang terkendali, khususnya inflasi komoditas pangan,” ujar Thomy.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan serta pihak-pihak terkait juga telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat struktur perekonomian.

Upaya tersebut, baik dalam meningkatkan peran UMKM, mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru, memfasilitasi berkembangnya ekonomi dan keuangan syariah.

“Berdasarkan assestmen kami, terdapat sejumlah sektor unggulan yang berpotensi mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam. Seperti sektor perikanan, pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

Pendampingan Petani Kopi dan Komunitas Pangan

Tomy mengaku sejumlah upaya telah bersama-sama BI lakukan, didantaranya adalah pendampingan petani kopi dan komunitas pangan penyumbang inflasi. “Seperti Festival Kopi Papua serta beberapa festival pariwisata dan ekonomi kreatif, baik Festival Lembah Baliem, Festival Budaya Asmat dan Sail Teluk Cenderawasih,” ucapnya.

Menurutnya, sampai dengan  triwulan III 2023, sektor tambang yang menjadi sektor utama pertumbuhan di Papua. BI mencatat pertumbuhan yang cenderung meningkat. Selain itu sektor selain tambang juga meningkat, seperti sektor industri pengolahan.

Sejumlah sektor yang terkait dengan pariwisata juga tumbuh tinggi seperti sektor perdagangan dan sektor transportasi. Hal ini menunjukkan semakin berimbangnya sumber pertumbuhan ekonomi di Papua. “Pengembangan ekonomi yang inklusif tentunya harus melibatkan semua pelaku UMKM sebagai penggerak utama ekonomi,” ujarnya.

Tomy menambahkan bahwa sinergi kebijakan dan kuat telah BI lakukan bersama seluruh pemerintah di wilayah Papua.Sinergi juga terlaksana dengan kementerian dan lembaga, berupa pendampingan usaha korporatisasi penyelenggaraan pameran dan on boarding UMKM. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Sambut HUT Ke-81 RI, 1.203 Pelanggan di Tanah Papua Nikmati Promo Tambah Daya PLN

29 July 2026 - 20:22 WIT

Fit and Proper Test Komisaris dan Direksi Baru Bank Papua Masih Tertunda

29 July 2026 - 17:02 WIT

MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi

27 July 2026 - 13:03 WIT

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Trending di BISNIS