Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 12 Oct 2024 18:55 WIT

Franklin Demena Jaring Aspirasi Warga Jelang Pilkada 2024


					Anggota MRP Papua Perwakilan Kabupaten Jayapura, Franklin Demena melakukan penjaringan aspirasi masyarakat Kampung Adat Ketmung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Foto: ist Perbesar

Anggota MRP Papua Perwakilan Kabupaten Jayapura, Franklin Demena melakukan penjaringan aspirasi masyarakat Kampung Adat Ketmung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Nimboran– Anggota MRP Papua Perwakilan Kabupaten Jayapura, Franklin Demena melakukan penjaringan aspirasi masyarakat Kampung Adat Ketmung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Kamis 10 Oktober 2024. 

Penjaringan aspirasi mengusung tema: Partisipasi Orang Asli Papua (OAP) dalam Pilkada Serentak di Provinsi Papua 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Franklin menyampaikan masyarakat OAP harus berpartisipasi aktif untuk memberikan hak suaranya di TPS untuk memilih pemimpin Papua lima tahun ke depan, baik itu gubernur ataupun bupati.

“Kami menjalankan tupoksi MRP yang diamanatkan UU  Otsus untuk menjaga dan melindungi hak dasar OAP. Hasil penjaringan akan disampaikan dan dilanjutkan dalam rapat pokja adat dan akan dibawa dalam rapat gabungan Pokja MRP untuk dibahas dan ditindaklanjuti,” katanya. 

Anggota MRP Papua Perwakilan Kabupaten Jayapura, Franklin Demena melakukan penjaringan aspirasi masyarakat Kampung Adat Ketmung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Foto: ist

Penjaringan aspirasi diapresiasi masyarakat setempat.  Pertemuan diikuti sekitar 119 orang. Terlihat dalam pertemuan Kepala Distrik Nimboran, Rahmat Marimbun, Kepala Kampung Adat Ketmung IRAM, Yance Wacang dan Ketua Dewan Adat Suku Namblong, Bernadus Demotekay. Pertemuan juga dihadiri para IRAM dan TAKAY, termasuk para tokoh masyarakat, perempuan dan pemuda.

Dari pertemuan itu disampaikan 11 poin aspirasi, salah satunya menerbitkan izin-izin usaha perusahaan yang beroperasi di wilayah adat Lembah Grime yang tidak berdampak terhadap pembangunan dan merugikan masyarakat.*** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bahlil Lahadalia Bertekad Maju Caleg Lewat Dapil Papua di Pemilu 2029

25 April 2026 - 19:05 WIT

Nancy Raweyai Pertanyakan Substansi Kunjungan Wapres RI di Papua Tengah

23 April 2026 - 11:22 WIT

Mengenal Tabura, Cara Bawaslu Papua Kawal Suara Rakyat Lewat Literasi

10 April 2026 - 17:04 WIT

Stop Buang Suara Rakyat! Pakar NSL Usul Ambang Batas Fraksi Gantikan Threshold

28 February 2026 - 06:23 WIT

Jansen Monim Perkuat Kepemimpinan Golkar di Kabupaten Jayapura 

12 February 2026 - 16:21 WIT

Dominggus Catuwe Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sarmi

10 February 2026 - 17:02 WIT

Trending di POLITIK