Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA PEGUNUNGAN · 1 Dec 2023 12:47 WIT

Warga Lanny Jaya Palang Kantor Pemerintahan, Protes Petrus Wakerkwa Jabat Plt Bupati


					Masyarakat Lanny Jaya menyampaikan aspirasi ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 27 November 2023. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Masyarakat Lanny Jaya menyampaikan aspirasi ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 27 November 2023. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Lanny Jaya – Masyarakat memprotes penunjukan Petrus Wakerkwa sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Lanny Jaya menggantikan Penjabat Bupati Dorek Wakerkwa yang meninggal dunia.

Aksi protes ini dilakukan dengan menggelar demonstrasi dan palang Kantor Pemerintahan Lanny Jaya sejak 20 November 2023. Massa pun mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera mengganti Petrus Wakerkwa dari jabatan Plh Bupati.

Koordinator Aksi Palang Kantor, Nius Kogoya menyebut, Petrus Wakerkwa memiliki rekam jejak buruk selama satu tahun menjabat Penjabat Bupati Lanny Jaya pada tahun 2022. Bahkan kepemimpinannya mendapat predikat disclaimer.

Masyarakat Lanny Jaya menyampaikan aspirasi ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 28 November 2023. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

“Petrus Wakerkwa menjadi Pj Bupati  Bupati Lanny Jaya pada 2022 dan berakhir pada 5 Mei 2023 lalu, predikat disclaimer hingga akhirnya diganti Doren Wakerkwa. Ini membuktikan jika Petrus tidak berhasil dan tidak mampu membawa roda pemerintahan Lanny Jaya,” ujarnya.

Menurut Nius, banyak hal yang membuat masyarakat kecewa selama satu tahun kepemimpinan Petrus Wakerkwa sebagai Pj Bupati Lanny Jaya. Salah satunya adalah melibatkan sertifikat tanah Kantor Bupati Lanny Jaya tanpa sepengetahuan ahli waris.

Persoalan ini juga membuat masyarakat menempuh jalur hukum dengan gugat Pemerintah Lanny Jaya.  Di mana proses gugatan sementara berjalan di Pengadilan Negeri Wamena.

Masyarakat Lanny Jaya menggelar aksi demo memprotes penunjukan Petrus Wakerkwa sebagai Plh Bupati. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

“Kita tidak mau Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dijadikan sebagai pemerintahan keluarga. Di mana jabatan Pj Bupati ganti dengan kakaknya, lalu kakaknya meninggal dunia turun kembali pada adiknya,” ucapnya.

Nius menyatakan pihaknya telah menyampaikan aspirasi lewat Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai. Pihaknya juga menjamin membuka palang Kantor Pemerintahan Lanny Jaya, jika aspirasi terealisasi.

“Kami akan buka palang jika Pj Bupati Lanny Jaya digantikan orang lain. Kami jamin agenda nasional Pilpres, Pileg, Pilgub, Pilkada.  Petrus Wakerkwa mengendalikan pengamanan, bisa menyebabkan kekacauan, kehancuran pertumpahan darah di Kabupaten Lanny Jaya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jelang Iduladha, Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan Bantuan Hewan Kurban dari Presiden RI

23 May 2026 - 19:45 WIT

Babak Baru Penanganan Konflik di Papua Pegunungan

17 May 2026 - 22:56 WIT

Namanya Dicemarkan Lewat Rekaman Suara, Gubernur John Tabo Pastikan Polisi Usut Pelaku

17 May 2026 - 20:56 WIT

Pengungsi Korban Konflik Antarwarga Bertambah, Begini Langkah Prioritas Gubernur Papua Pegunungan

17 May 2026 - 18:37 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Rancang Program Kerja Berdampak Nyata

13 May 2026 - 17:09 WIT

Program MBG di Papua Pegunungan dengan Pendekatan Pangan Lokal

10 May 2026 - 08:38 WIT

Trending di KABAR PAPUA PEGUNUNGAN