Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 14 Aug 2024 22:27 WIT

Pemkab Puncak Borong Sayur Pakai Dana Otsus untuk Tingkatkan Ekonomi Petani OAP


					Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan  (Disnakerperindag) Kabupaten Puncak ketika membeli sayur petani OAP. (Diskominfo Puncak) Perbesar

Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Puncak ketika membeli sayur petani OAP. (Diskominfo Puncak)

KABARPAPUA.CO, Ilaga – Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan  (Disnakerperindag) kembali melaksanakan pembelian sayur-mayur petani asli Papua.

Pembelian sayur ini mengambil tema ”Kegiatan Pembangunan Dan Pengelolaan Sarana Distribusi Perdagangan Hasil Bumi di Kabupaten Puncak. Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan dari Agustus sampai September.

Rencananya pembelian sayur dilakukan dua kali dalam seminggu. Adapun sayur-sayur yang dibeli adalah wortel, kentang, kol, labu siam, buah markisa, terong belanda, sawi, keladi, dan daun bawang di Pasar Ilaga dan Distrik Beoga.

Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Puncak ketika membeli sayur petani OAP. (Diskominfo Puncak)

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Puncak,  Karlos Murib, S.IP, MAP, menjelaskan pembelian sayur untuk meningkatkan ekonomi petani OAP. Dimana hasil bumi berlimpah, namun pembeli sangat minim.

“Kami mendorong ekonomi dan pendapatan masyarakat melalui dana Otsus dengan membeli hasil bumi dari mereka. Hal ini mendorong masyarakat untuk menanam dengan baik, selanjutnya dari dinas membeli hasil bumi mereka. Mereka bisa mendapatkan pendapatan, sehingga bisa biayai sekolah anaknya,” terangnya.

Karlos sangat optimis kegiatan tersebut dapat membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Puncak. Selain itu membangun perdagangan di Kabupaten Puncak agar lebih maju dan menjadikan perekonomian  lebih baik.

Sekretaris Disnakerperindag Puncak, Berius Wonda, SE, MM, menyampaikan kegiatan ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan membeli sayur dari masyarakat. Sayur tersebut akan dijual kembali ke Timika.

Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Puncak ketika membeli sayur petani OAP. (Diskominfo Puncak)

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Ruth Alom, S.Sos, menyampaikan tujuan pembelian sayur ini, mendukung visi dan misi dari kepala daerah. Masyarakat mendapatkan penghasilan dari penjualan sayur sehingga bisa membiayai kehidupan anak-anak mereka.

“Melalui kegiatan ini mereka juga bisa mensejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, akan melaksanakan sebaik-baiknya, supaya tujuan kepada masyarakat bisa berlangsung dengan baik,” ucapnya.

Ruth menjelaskan bahwa sayur-mayur dan buah-buahan dari Kabupaten Puncak memiliki kelebihan. Selain tanpa pupuk,  sayur juga tanpa pengawet sehingga tumbuh secara alamiah.

“Kami akan beli dari masyarakat dan jual ke kota Timika, sehingga masyarakat di Kota bisa menikmati,” katanya. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 213 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Puncak Kirim 120 Personel ke Pesparawi Nasional XIV, Targetkan Bawa Pulang Trofi Juara

12 June 2026 - 15:09 WIT

Diklat Kepamongprajaan, Wabup Puncak: Kadistrik Miliki Peran Strategis Ujung Tombak Pemerintahan

9 June 2026 - 12:01 WIT

Lantik 206 Kepala Kampung di Puncak, Bupati Elvis Tabuni Berbagi Kunci Sukses Lewat Loyalitas

5 June 2026 - 16:35 WIT

Tujuh Kali Berturut-Turut, Pemkab Puncak Kembali Terima Opini WTP atas LKPD TA 2025

2 June 2026 - 18:52 WIT

Gedung Baru Dekranasda Puncak Jadi Simbol Kebangkitan Produk Kreatif Lokal

28 May 2026 - 13:34 WIT

Babak Baru Pembangunan di Puncak, Gubernur Meki Nawipa: Wujudkan Pelayanan Publik Lebih Baik

26 May 2026 - 17:42 WIT

Trending di KABAR PUNCAK