KABARPAPUA.CO, Waropen – Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Fraksi Partai NasDem, Tonny Tesar meninjau pembangunan Tongkonan atau rumah adat masyarakat Toraja dari Ikatan Keluarga Toraja (IKT) di Kabupaten Waropen, Papua, Kamis, 29 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung progres pembangunan yang diharapkan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Tonny Tesar melihat kondisi pembangunan Tongkonan yang masih berlangsung. Ia menilai penyelesaian pembangunan rumah adat tersebut memerlukan perhatian dan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, keberadaan Tongkonan diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul dan melaksanakan berbagai kegiatan bagi masyarakat, khususnya keluarga besar Toraja yang berada di Kabupaten Waropen.
Sementara itu, Ketua IKT Kabupaten Waropen, Yosef Pamangin, menjelaskan bahwa lahan yang diperuntukkan bagi pembangunan Tongkonan memiliki luas 50 x 100 meter. Adapun bangunan utamanya berukuran 25 x 40 meter.

Anggota DPR RI Komisi XIII, Tonny Tesar, bersama Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, meninjau progres pembangunan Tongkonan IKT di Kabupaten Waropen. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)
Yosef mengatakan, saat ini tiang-tiang bangunan telah berdiri. Tahapan pengerjaan berikutnya meliputi pemasangan rangka kap dan atap bangunan.
Ia menambahkan, meskipun bangunan tersebut menggunakan nama Tongkonan Ikatan Keluarga Toraja, nantinya fasilitas itu terbuka untuk umum. Sementara itu, aset bangunan tersebut merupakan milik pemerintah.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, turut mendampingi Tonny Tesar untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah adat tersebut.
Melalui kunjungan ini, diharapkan pembangunan Tongkonan di Kabupaten Waropen mendapat perhatian dan dukungan yang diperlukan agar pengerjaannya dapat dilanjutkan hingga selesai.
Dengan demikian, Tongkonan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul dan kegiatan bersama, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Toraja serta mendukung kehidupan sosial dan budaya di Kabupaten Waropen. ***(Ainun Faathirjal)







