KABARPAPUA.CO, Serui – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Serui melakukan pekerjaan uprating Jaringan Tegangan Menengah (JTM) untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pekerjaan tersebut menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah terdampak, yang dapat berlangsung dua hingga tiga kali dalam sepekan, tergantung kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Staf Teknik PLN ULP Serui, Kenang Asmara Putra Sirey menjelaskan, pemadaman diperlukan untuk mendukung proses pekerjaan uprating JTM, termasuk penggantian sejumlah infrastruktur jaringan.
“Untuk pekerjaan uprating JTM, kami perlu melakukan pemadaman untuk wilayah yang terdampak di daerah kerja kami. Setiap pemadaman berlangsung kurang lebih selama delapan jam, mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIT,” jelas Kenang, Selasa, 8 September 2026.

Kenang juga mengatakan, pekerjaan uprating JTM ini mencakup penggantian tiang jaringan lama dengan tiang baru,serta kabel jaringan yang masih menggunakan kabel terbuka dengan kabel berisolasi.
“Untuk pengandalan jaringan, tiang-tiang lama kami ganti dengan tiang yang baru, kemudian kabel yang masih telanjang kami ganti dengan kabel yang sudah berkulit atau berisolasi,” jelasnya.
Penggantian tersebut, kata Kenang, dilakukan karena sebagian tiang jaringan lama telah mengalami kondisi keropos dan berlumut. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan dan membahayakan lingkungan sekitar.
Dengan penggantian tiang dan kabel jaringan yang baru, kata Kenang, PLN berharap keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat meningkat dan potensi gangguan listrik dapat diminimalkan.

PLN ULP Serui mengimbau masyarakat untuk memantau informasi jadwal pemadaman melalui saluran komunikasi resmi PLN ULP Serui.
“Untuk pemadaman kita selalu share melalui Facebook dan Instagram ULP Serui. Kemudian pegawai juga membantu membagikan informasi melalui media masing-masing agar masyarakat bisa memonitor jadwal pemadaman,” ungkap Kenang.
Menurut Kenang, pekerjaan uprating JTM atau pergantiang tiang dan kabel ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan. “Kami berharap pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat apabila kondisi di lapangan mendukung.Jadi lebih cepat lebih bagus,” katanya.
Kenang juga mengatakan, PLN ULP Serui juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak pemadaman selama pekerjaan berlangsung. “Kami minta pengertian masyarakat, karena pekerjaan ini dilakukan untuk kelancaran dan kenikmatan kelistrikan di rumah-rumah masyarakat, khususnya di Kepulauan Yapen,” terangnya. ***(Ainun Faathirjal)




















