KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– DPC Peradi Jayapura resmi membentuk Tim Independen Fair Play (TIFA 08) untuk menyikapi pertandingan playoff promosi BRI Super League 2026/2027 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa F.C. Banten.
Ketua TIFA 08, Billy Marcelino Maniagasi, S.H mengatakan tim dibentuk untuk mencegah pengulangan kezaliman wasit seperti yang pernah dialami Persipura pada 2009 dan 2022.
“Kami dari Peradi Jayapura membentuk TIFA 08 karena tidak ingin Persipura kembali dirugikan oleh keputusan perangkat pertandingan. Tensinya tinggi, makanya kami tuntut fair play sejak awal,” kata Billy.
Tuntutan Tegas TIFA 08:PSSI dan PT LIB wajib menunjuk wasit netral, rekam jejak bersih, berlisensi FIFA, bahkan wasit asing jika perlu. Pengawasan ekstra ketat terhadap Adhyaksa F.C. Banten yang sering dikaitkan dengan kemenangan kontroversial.

Penggunaan VAR secara maksimal untuk menghindari kesalahan fatal. Aparat keamanan diminta bertindak tegas di Stadion Lukas Enembe agar tidak ada provokasi yang memicu konflik horizontal.
“Kami mengapresiasi Stadion Lukas Enembe sebagai venue, tapi sportivitas harus dijaga mati-matian. Persipura siap main all-out, kami hanya minta wasit bermain adil,” Billy berujar.
Billy Marcelino Maniagasi menutup pernyataannya dengan semangat: “Persipura adalah Mutiara Hitam yang layak promosi dengan cara terhormat. Satu Hati, Satu Tujuan!”Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung Jumat, 8 Mei 2026. Hingga berita ini dirilis, belum ada respons resmi dari PSSI dan PT LIB. *** (Katharina/Rls)


















