Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 26 Jun 2024 09:15 WIT

Sosok Inspiratif, Ibu 9 Anak di Yapen Kejar Paket A Demi Jadi Kepala Kampung


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi menyerahkan ijazah Paket A kepada Aneta Atewa di PKBM Pegunungan Muman, Selasa 25 Juni 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi menyerahkan ijazah Paket A kepada Aneta Atewa di PKBM Pegunungan Muman, Selasa 25 Juni 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Aneta Atewa dinyatakan lulus program kerja paket A di Kabupaten Kepulauan Yapen setelah mengikuti pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pegunungan Muman.

Ibu 9 anak ini lulus paket A atau serata pendidikan Sekolah Dasar (SD) dengan menerima ijazahnya pada wisuda di PKBM Pegunungan Muman pada Selasa 25 Juni 2024.

Perempuan berusia 51 tahun ini wisuda bersama 15 peserta didik lainnya. Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi menyerahkan langsung ijazah Aneta Atewa.

Aneta merupakan satu dari sejumlah warga di Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen yang bertekad mengejar cita-citanya. Aneta bahkan bertekad untuk melanjutkan program hingga lulus Paket C.

Tekad Kejar Pendidikan hingga Lulus Paket C

Ibu 9 Anak di Kepulauan Yapen, Aneta Atewa menunjukkan ijazah Paket A di PKBM Pegunungan Muman, Selasa 25 Juni 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Kepada KabarPapua.co, Aneta Atewa mengaku tidak bangga telah lulus program Paket A. Meski telah menjadi seorang ibu rumah tangga, semangatnya dalam belajar terus akan dikembangkan.

“Setelah saya menerima Ijazah Paket A, selanjutnya akan teruskan pendidikan kesetaraan ini hingga Paket C. Ini untuk dapat mewujudkan impian menjadi Kepala Kampung,” akunya.

Ia berharap setelah melalui pendidikan dan mendapatkan ijazah ini, nantinya dapat menjamin kemampuan dalam ilmu pengetahuan demi memajukan kampung halamannya.

Penjabat Bupati Yapen, Welliam Manderi, mengatakan belajar tidak memandang usia meski telah lanjut usia. Menurut dia, usia bukan menjadi sebuah penghalang untuk terus belajar mengejar pendidikan melalui program Kesetaraan Paket A, B dan C.

“Bagi bapak dan ibu belajar tidak mengenal usia walaupun telah berkeluarga. Punya anak hingga cucu, tetap belajar itu sangat penting khususnya membaca dan menulis,” pesannya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Alasan Rian Hendrik Dukung Warga Sawenui Kembangkan Padi Ladang

14 August 2026 - 22:11 WIT

Temuan BPK dan Penghapusan Aset Rp235,9 Miliar Jadi Sorotan Rapat Paripurna DPRK Yapen

14 August 2026 - 21:40 WIT

Kunjungi GKI Getsemani Mawei, Tonny Tesar dan Rian Hendrik Bantu Semen

12 August 2026 - 18:36 WIT

Pantau Pembangunan Kampung Nelayan Ketuapi, Tonny Tesar Soroti Kondisi Jembatan

11 August 2026 - 19:48 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN