Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 3 Dec 2024 21:59 WIT

Sayonara Pesparawi ke-14, Pesparawi Terakhir untuk Tanah Papua


					Pembukaan Pesparawi ke-14 di Keerom, Provinsi Papua. (Foto: Diskominfo Puncak) Perbesar

Pembukaan Pesparawi ke-14 di Keerom, Provinsi Papua. (Foto: Diskominfo Puncak)

KABARPAPUA.CO, Keerom- Bupati Keerom yang juga selaku Ketua panitia Pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) Ke-14, Piter Gusbager menyampaikan salam perpisahan kepada para peserta karena Pesparawi kali ini menjadi Pesparawi terakhir yang melibatkan provinsi se-Tanah Papua.

Piter bilang, Pesparawi pada tahun-tahun berikutnya akan dilaksanakan di masing-masing provinsi. “Ini momen bersejarah yang tak mungkin terulang, sehingga yang hadir saat ini perlu disyukuri,” ujarnya, saat pembukaan Pesparawi, Selasa 3 Desember 2024.

Pesparawai ke-14 di Keerom diikuti oleh peserta dari 4 provinsi. Sementara Provinsi Papua Selatan telah melaksanakan Pesparawi terpisah.

“Peserta yang hadir pada Pesparawi ke-14 berasal dari 4 provinsi dan 20 kabupaten serta 1 kota,” jelasnya.

Piter menyebutkan pelaksanaan Pesparawi memiliki tantangan tersendiri, karena bertepatan dengan agenda nasional yakni pemilihan presiden, legislatif dan pemilihan kepala daerah. “Puji Tuhan dapat dilaksanakan dengan baik dan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami,” ujarnya.

Ketua LPPD Papua, Elly Loupaty memberikan apresiasi kepada pemerintah dan rakyat Keerom yang dapat menjadi tuan rumah Pesparawi ke-14.  Peserta yang hadir terdata 2.718 orangdan menjadi tanggung jawab, khususnya anggaran dari pemerintah daerah.

“Saya tahu, Pesparawi menggunakan anggaran yang besar, di tengah kesulitan anggaran. Semoga Pesparawi 2024 dapat menghasilkan gold,” ujarnya.

Panitia pelaksana mengakui Pesparawi kali ini menjadi berkualitas karena kedatangan juri internasional dari Korea Selatan dan dari Papua.

Selain 12 kategori yang dilombakan dalam pesparawi ke-14, LPPD juga melaksanakan lomba yang sifatnya lokal dan terutama cerdas cermat alkitab, dan lainnya adalah tarian-tarian sifat lokal termasuk lomba solo dan kuartet. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Alasan Kota Jayapura Jadi Salah Satu Wilayah Tujuan Promosi Wisata Malaysia

12 June 2026 - 15:15 WIT

Perkuat Promosi Visit Malaysia 2026 Lewat Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow

12 June 2026 - 13:03 WIT

Markus Marjunata Bantu Dana Perpisahan dan Penamatan TK Filadelfia Serui

30 May 2026 - 22:19 WIT

Kisah Sapi Roby dan Wujud Toleransi Beragama di Pemukiman Abepantai Kota Jayapura

26 May 2026 - 16:10 WIT

Perayaan HUT ke-41 GPI Papua: Gereja Teguh, Umat Tangguh

25 May 2026 - 23:43 WIT

Dihadiri Uskup Jayapura, Umat Jawa Katolik Rayakan Pentakosta: Merantau Tanpa Kehilangan Jati Diri

25 May 2026 - 22:14 WIT

Trending di RAGAM