KABARPAPUA.CO, Wamena – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan gelar kegiatan sosialisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran dan pencegahan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan bersama Kejaksaan Negeri Jayawijaya, dan PT Pertamina Patra Niaga dan seluruh perwakilan 8 kabupaten. Sosialisasi ini digelar di Grand Baliem Hotel, Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa 10 Februari 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayawijaya, Petrus Mahuse, AP, M.Si hadir mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya mengikuti kegiatan tersebut.
Saat ditemui usai kegiatan sosialisasi, Petrus mengatakan, terkait penyaluran BBM tepat sasaran di Kabupaten Jayawijaya khususnya dan secara umum di Provinsi Papua Pegunungan saat ini sangat baik.
“Artinya kami berharap melalui sosialisasi ini terutama para penyalur atau distributor BBM, lebih paham terkait pemanfaatan BBM yang ada di Papua Pegunungan. Sehingga dengan kuota terbatas, kami berharap ada keadilan dan penyalurannya tepat sasaran,” jelasnya.
Petrus mengatakan, masih banyak penyalagunaan BBM yang tak begitu besar tidak tepat sasaran. Sehingga terjadi kekosongan BBM di Jayawijaya.
“Untuk itu, melalui sosialisasi ini diharapkan ada peningkatan kuota di tahun-tahun berikut, sehingga ada keadilan bagi masyarakat di Papua Pegunungan untuk BBM,” katanya.

Petrus juga mengatakan, Pemkab Jayawijaya siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemprov Papua Pegunungan, guna membentuk Satuan Tugas (SATGAS) untuk memantau, mengawasi dan menertibkan penyaluran BBM ke Jayawijaya.
“Kami akan coba kolaborasi, sehingga betul-betul BBM yang akan kami salurkan ini tepat sasaran bagi masyarakat dan tidak ada nanti permasalahan ke depannyan,” jelasnya.
Sedangkan terkait penggunaan digitalisasi yang sudah direncanakan pemerintah provinsi, kata Petrus, pihaknya tetap mendukung.
“Sehingga ada keadilan bagi para konsumen pengguna BBM di Kabupaten Jayawijaya secara khusus dan umumnya di Provinsi Papua Pegunungan,” katanya. ***(Agris Wistrijaya)


















