Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 5 Mar 2026 21:44 WIT

Respons Cepat Wabup Puncak, Pastikan Pengungsi di Bina Tak Kelaparan


					Bapok yang sudah tiba di Distrik Bina Puncak untuk para pengungsi. Foto: Diskominfo Puncak Perbesar

Bapok yang sudah tiba di Distrik Bina Puncak untuk para pengungsi. Foto: Diskominfo Puncak

KABARPAPUA.CO, Ilaga– Kepedulian mendalam terhadap warga terdampak konflik ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak. Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal, SE yang turun langsung memastikan bantuan kemanusiaan tiba di tangan masyarakat Distrik Bina pada Kamis, 5 Maret 2026.

Didampingi Kepala Distrik Bina, Yeeh Alom, S.I.Kom, bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) diterbangkan khusus menggunakan pesawat sewa guna menembus akses wilayah yang menantang.

Kehadiran logistik ini disambut isak tangis haru oleh warga. Tercatat, para pengungsi merupakan gabungan warga dari: Distrik Kembru yang terdiri dari 7 kampung, Distrik Pogoma sebanyak 8 kampung, Distrik Bina sebanyak 7 kampung.

Bapok yang sudah tiba di Distrik Bina Puncak untuk para pengungsi. Foto: Diskominfo Puncak

Hampir satu bulan lamanya, warga bertahan di pengungsian dengan akses logistik yang sangat terbatas akibat eskalasi konflik di wilayah asal.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan mendasar seperti beras, gula, kopi, minyak goreng, hingga mi instan.

“Begitu menerima laporan mengenai kondisi sulit di pengungsian, saya langsung berkoordinasi untuk carter pesawat. Puji Tuhan, hari ini bantuan bisa mendarat dan diterima saudara-saudara kita,” ujar Naftali Akawal.

Kebutuhan Mendesak

Bapok yang sudah tiba di Distrik Bina Puncak untuk para pengungsi. Foto: Diskominfo Puncak

Meski bantuan pangan telah tiba, Naftali menegaskan bahwa tantangan belum usai. Masa pengungsian yang panjang mulai berdampak pada penurunan kondisi kesehatan, terutama bagi lansia dan anak-anak.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah pelayanankesehatan yang meliputi pasokan obat-obatan dan kehadiran tenaga medis lapangan, keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian, serta dukungan komprehensif dari pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Keamanan Kondusif

Wakil Bupati memastikan jalur penerbangan dan titik pendaratan di Distrik Bina saat ini dalam kondisi aman dan kondusif untuk aktivitas kemanusiaan.  “Tidak ada kendala keamanan yang menghalangi distribusi bantuan,” katanya.

Ia berharap bantuan ini menjadi stimulus awal untuk meringankan beban ekonomi warga yang kehilangan mata pencaharian.

“Kami sangat berharap ada bantuan susulan, terutama untuk aspek kesehatan dan pendidikan. Semoga situasi segera pulih total agar masyarakat bisa kembali ke kampung halaman dengan tenang,” tutupnya. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

30 Tahun OTDA, ASN Pemkab Puncak Dituntut Melek Digital hingga Kemandirian Fiskal

27 April 2026 - 21:33 WIT

Turun ke Omukia, Yorinus Wakerwa Salurkan Bantuan dan Serukan Perlindungan Warga Sipil

25 April 2026 - 19:34 WIT

PMI Obati 300-an Pengungsi Konflik Bersenjata dari Kembru Puncak

22 April 2026 - 17:03 WIT

Willem Wandik Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen Tragedi Kembru

20 April 2026 - 20:06 WIT

PMI Terobos Daerah Konflik Bersenjata Puncak, Dirikan 2 Posko Darurat di Tengah Ketakutan Warga

20 April 2026 - 17:56 WIT

Borong Dua Kategori, Ketua TP-PKK Puncak Raih Penghargaan Asia

18 April 2026 - 18:34 WIT

Trending di KABAR PUAN