Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 9 Aug 2025 17:24 WIT

PSU Usai, Pendukung Paslon Pilgub Papua Diimbau Jaga Persatuan


					Salah satu TPS di Distrik Heram, Kota Jayapura. Foto: Katharina/KabarPapua.co Perbesar

Salah satu TPS di Distrik Heram, Kota Jayapura. Foto: Katharina/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Ketua Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), Willem Frans Ansanay meminta kepada pendukung dua pasangan calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano-Constan Karma (BTM-CK) maupun Mathius Fakhiri-Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) tetap tenang dan menjaga persatuan pasca pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua.

Dirinya juga meminta kedua pendukung calon dan masyarakat Papua secara umum tak terpancing isu negatif  yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa di tanah Papua, bahkan dapat mencederai pemilu di Papua.

“Jika ada pasangan calon (paslon) yang diputuskan sebagai pemenang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, maka harus diterima dengan lapang dada. Hargailah suara rakyat yang sudah diberikan, jangan suara rakyat dimanipulasi,” katanya.

Ketua Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), Willem Frans Ansanay. Foto: paraparatv

Frans berterima kasih kepada partisipasi masyarakat dalam PSU Pilgub Papua.“Tugas masyarakat sudah selesai dalam menyalurkan hak pilihnya untuk memilih pemimpin lima tahun ke depan,” jelasnya.

Sebelumnya dalam hitungan cepat masing-masing calon mengakui keunggulannya. Ia menjabarkan perbedaan exit count, quick count, dan real count.

Menurutnya, exit count diambil berdasarkan sampel suara dari para pemilih yang baru selesai mencoblos. Sementara quick count diambil sampel perhitungan cepat dari masing-masing saksi kontestan di TPS.

“Dalam quick count sudah bisa diukur kemenangan yang tidak beda jauh dengan real count yang dikeluarkan KPU,” kata Frans. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Stop Buang Suara Rakyat! Pakar NSL Usul Ambang Batas Fraksi Gantikan Threshold

28 February 2026 - 06:23 WIT

Jansen Monim Perkuat Kepemimpinan Golkar di Kabupaten Jayapura 

12 February 2026 - 16:21 WIT

Dominggus Catuwe Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sarmi

10 February 2026 - 17:02 WIT

Warga Gang Jayapura Serui Jaya Berharap Perubahan

27 January 2026 - 00:30 WIT

Pengurus DPW Papua Tengah Resmi Dilantik, Target Menangkan Pemilu 2029

22 January 2026 - 23:35 WIT

Manuver ‘Bluffing’ Demokrat: Strategi Naikkan Nilai Tawar AHY di Hadapan Prabowo

10 January 2026 - 04:40 WIT

Trending di POLITIK