Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 4 Mar 2025 23:05 WIT

Pj Gubernur Ajukan Anggaran PSU Papua Rp367 Miliar, Ini Rinciannya


					Proses distribusi logistik Pilkada di Kepulauan Yapen menggunakan kapal laut, Sabtu 23 November 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Proses distribusi logistik Pilkada di Kepulauan Yapen menggunakan kapal laut, Sabtu 23 November 2024. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong mengajukan anggaran Rp367 miliar untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua. Nilai ini lebih  tinggi dibandingkan anggaran Pilkada 2024 sebesar Rp155 miliar.

Ramses menekankan PSU harus tetap dilaksanakan dengan aman dan lancar, serta meminta penyelenggara untuk melakukan efisiensi anggaran guna menghindari pemborosan. 

“Sebagaimana diketahui, KPU dan Bawaslu Papua mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk pelaksanaan PSU senilai Rp 367 miliar,” ujar Ramses di Jayapura, Selasa 4 Maret 2025.

Ramses merinci dari total Rp367 miliar yang diajukan, terdiri dari KPU Papua sebesar Rp168 miliar, Bawaslu Rp151 miliar, Polda Papua Rp29 miliar dan TNI Rp19 miliar.

“Saya sudah menekankan KPU dan Bawaslu untuk melakukan penghematan seefisien mungkin. Salah satunya, jika ada debat di Jayapura, tentu bisa menopang pertumbuhan ekonomi di Papua, memanfaatkan fasilitas yang ada, khususnya rapat-rapat menggunakan kantor yang sudah ada, dengan kegiatan lain yang tidak perlu jalan dinas, tidak usah jalan dinas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Papua, Steve Dumbon, menjelaskan dirinya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan rekonsiliasi anggaran.

“Saya sangat memahami tentang kondisi keuangan daerah di Papua,” ujarnya.

Steve menambahkan anggaran yang diajukan bukan angka mati, tetapi masih akan dilakukan revisi lagi dengan tim anggaran KPU dan tim anggaran pemerintah daerah.

“Kami masih terus berkoordinasi untuk mengecek dalam rangka efisiensi komponen mana yang bisa kita kurangi atas petunjuk pimpinan, kita kurangi masa kerja ,” pungkasnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Apresiasi Pemda Berprestasi, Gubernur Papua: “Penghargaan ini Memiliki Makna Strategis”

22 June 2026 - 23:41 WIT

Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Kerja Bakti

22 June 2026 - 18:53 WIT

Wamendagri Apresiasi Bakti Sosial yang Diinisiasi Pemprov Papua

22 June 2026 - 17:48 WIT

Papua Dapat Jatah 22 Ribu Unit Bedah Rumah, Mendagri Tito: APBD Enggak Akan Cukup

21 June 2026 - 22:25 WIT

Festival Colo Sagu 2026, Gubernur Papua: Pilar Ketahanan Pangan

19 June 2026 - 21:03 WIT

Analisis Pakar Politik: Soal Reformasi Jilid II

18 June 2026 - 22:52 WIT

Trending di POLITIK