Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 18 Dec 2023 08:30 WIT

Pemuda dan Mahasiswa Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Jelang Kehadiran Pj Bupati Jayawijaya


					Gabungan tokoh pemuda, KNPI dan mahasiswa di Kabupaten Jayawijaya. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Gabungan tokoh pemuda, KNPI dan mahasiswa di Kabupaten Jayawijaya. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena– Gabungan tokoh pemuda, KNPI dan mahasiswa di Kabupaten Jayawijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga perdamaian jelang kehadiran penjabat (pj) Bupati Jayawijaya dan tidak terprovokasi aksi tindakan penolakan yang mengganggu kamtibmas di Jayawijaya.

Ketua KNPI Jayawijaya Unas G. Tabuni mengajak masyarakat tidak terprovokasi isu penolakan kehadiran Pj Bupati Jayawijaya yang dampaknya  bisa saja memecah belah persaudaraan di tengah masyarakat.

“Mari kita mendukung dan menjaga ketertiban, pelihara kerukunan, dan jangan terprovokasi dengan isu-isu yang ingin memecah belah hubungan persaudaraan antar sesama kita.”

Menurutnya siapapun yang menjadi Penjabat Bupati Jayawijaya telah dipercayakan dan ditunjuk negara untuk menjalankan roda pemerintahan pada masa transisi 1 tahun menjabat hingga bupati definitif.

“Mau melakukan aksi apapun, percuma saja karena menghabiskan energi dan hanya mengorbankan masyarakat. Jika negara sudah menunjuk, maka tak bisa diganggu gugat,” jelasnya.

Apalagi Indonesia adalah negara hukum, jadi keputusan negara sudah dilakukan dengan baik.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Jayawijaya Nailes Siep mewakili suara mahasiswa berterima kasih kepada Jhon Banua yang telah memimpin masyarakat sampai dengan saat ini.

“Entah orang asli Papua (OAP) ataupun non OAP, sebagai mahasiswa, kami akan kawal siapapun yang menjadi pemimpin di masa transisi ini,” jelasnya.

Sementara milenial Jayawijaya, Hengki Hilapok mengatakan kehadiran pj bupati hanya bersifat sementara menjalankan roda pemerintahan. Bahkan bisa dikatakan, pj bupati adalah panitia untuk mempersiapkan bupati definitif pada proses pilkada serentak 2024. 

“Mari kita kawal bersama agar pj bupati terpilih dapat menjalankan kebijakan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Mewakili tokoh pemuda, Efrem Hilapok mengatakan  pj yang terpilih hanya melanjutkan dan meluruskan pemerintahan ke depan, siapapun yang ditunjuk, harus dikawal bersama.

“Kami juga meminta ASN netral menerima pj yang baru, karena ASN punya atasan yang lebih tinggi dari pusat yang mengutusnya,” katanya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 238 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA