Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 3 Sep 2025 12:17 WIT

Papua Tengah Hadir di Panggung Global CHANDI 2025


					Papua Tengah Hadir di Panggung Global CHANDI 2025 Perbesar

KABARPAPUA.CO, Denpasar- Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley hadir dalam Konferensi Budaya Internasional Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Denpasar, Bali, 3–5 September 2025.

Perhelatan yang dibuka oleh Kementerian Kebudayaan RI dan dihadiri perwakilan dari 40 negara ini bertepatan dengan peringatan 80 tahun Kemerdekaan RI, mengusung tema ‘Culture for the Future’.

Wagub Deinas Geley menyambut baik forum ini, menegaskan komitmen Papua Tengah dalam mendukung masa depan yang inklusif dan berkelanjutan melalui budaya.

“Menurut saya ini momen yang luar biasa, sangat langka. Sebab bicara tentang budaya adalah kekuatan yang mampu menyatukan kita, melampaui batas, bahasa dan perbedaan,” kata Geley.

Wagub Geley menyoroti sinkronisasi agenda pembangunan budaya di Papua Tengah. Ia mengungkapkan bahwa di saat ia menghadiri konferensi budaya global di Bali atas perintah Gubernur, di waktu yang bersamaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah juga sedang melaksanakan festival budaya pelajar dari delapan kabupaten yang dipusatkan di Nabire.

“Luar biasa ibu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah,” puji Geley, menunjukkan sinergi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan CHANDI 2025 adalah platform global untuk memperkuat peran budaya dalam menjawab tantangan kompleks zaman, mulai dari ketegangan geopolitik hingga krisis iklim.

Sementara itu, Menko PMK Pratikno menyoroti pentingnya tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang bijaksana. Ia menekankan agar teknologi harus memperkuat ikatan budaya, bukan memecah belah.

Kehadiran Wagub Geley di forum ini memperkuat posisi Papua Tengah sebagai bagian aktif dari diplomasi budaya Indonesia, siap memanfaatkan nilai-nilai lokal untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gebrakan Gubernur Papua Tengah, Ubah Tambang Rakyat Jadi Motor Ekonomi Bermartabat

6 May 2026 - 12:40 WIT

Kala Gubernur Meki Nawipa Pilih Rayakan Hardiknas di Tengah Siswa Disabilitas

2 May 2026 - 23:20 WIT

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH