KABARPAPUA.CO, Sentani– Jansen Monim terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Jayapura periode 2026–2031.
Jansen Monim menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftarkan diri dalam kontestasi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut, Jansen Monim memperoleh dukungan hampir 99 persen dari peserta Musda.
Terpilihnya Monim menandai babak baru konsolidasi Partai Golkar di Kabupaten Jayapura, yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai mengalami stagnasi politik.
Sebagai anggota DPR Papua dengan latar belakang birokrasi panjang di Kabupaten Jayapura hingga tingkat provinsi, Monim dipandang sebagai figur strategis untuk memperkuat kembali basis kekuatan Golkar di wilayah Papua, sejalan dengan agenda besar partai dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2029.
“Kami akan mengembalikan kejayaan Partai Golkar yang hampir 15 tahun terakhir tidak berjalan optimal. Partai ini harus kembali hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat,” katanya, Rabu 11 Februari 2026.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan konsolidasi struktural di tingkat distrik dan kampung, guna memperkuat dukungan rakyat serta merebut sebanyak mungkin kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Langkah ini, menurut Monim, sejalan dengan visi besar pembangunan Papua dalam kerangka Transformasi Papua Baru yang maju dan harmonis.
Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Max Krey, yang mewakili Ketua DPD I Golkar Papua, menegaskan Musda XI merupakan agenda wajib lima tahunan partai setelah berakhirnya masa kepengurusan.
Musda di sembilan kabupaten/kota di Papua dilaksanakan atas instruksi DPD I Partai Golkar Papua, menyusul berakhirnya masa kepengurusan di seluruh daerah.
Terkait mekanisme pemilihan, Max menegaskan bahwa sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Partai Golkar Nomor 02 Tahun 2025, jika hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat, maka penetapan dilakukan secara aklamasi.
“Siapapun kader berhak maju sepanjang memenuhi ketentuan partai. Jika lebih dari satu calon, maka dilakukan pemilihan secara normal,” katanya.
Max juga menjelaskan bahwa hak suara dalam Musda berasal dari unsur Komisariat Distrik serta organisasi Hasta Karya, yakni Tri Karya, AMPG, SOKSI, dan MKGR.
Max Krey berharap Musda XI menjadi momentum penguatan soliditas Golkar dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Sementara itu, Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura, Jacline Yoku menyampaikan pelaksanaan Musda XI merupakan instruksi langsung Ketua DPD I Partai Golkar Papua guna mempercepat konsolidasi partai menjelang agenda politik nasional.
“Kami diberi waktu 14 hari untuk menyelesaikan Musda di seluruh kabupaten/kota. Kami berkomitmen menyukseskan Musda sesuai mekanisme partai dan merangkul seluruh kader Golkar di Kabupaten Jayapura,” katanya. *** (Natalya Yoku/rilis)





























