Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 29 Apr 2025 00:33 WIT

Hari Keempat Pencarian, Dua Nelayan Hilang di Perairan Kaimana Belum Ditemukan


					Tim Basarnas saat melakukan pencarian menggunakan Kapal RB 217 dari Timika. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Tim Basarnas saat melakukan pencarian menggunakan Kapal RB 217 dari Timika. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap dua nelayan yang hilang di perairan Kaimana telah memasuki hari keempat. Namun upaya pencarian sejak Jumat pekan lalu belum ditemukan atau masih nihil.

Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari saat dihubungi kabarpapua.co via telepon selulernya, Senin, 28 April 2025 malam menyebut, Tim Basarnas dengan Kapal RB 217 dari Timika sementara banker atau berlabuh di Pelabuhan Kampung Lakahia, Teluk Etna.

Dikatakan Silas, ada empat longboat dari pihak keluarga yang juga ikut melakukan pencarian. Namun hasilnya sama, yaitu nihil. Dari empat longboat itu, dua telah kembali ke Kota Kaimana, sementara dua lainya bermalam di Pulau Adi.

“Apabila cuaca memungkinkan, maka pencarian akan kembali kami dilanjutkan pada esok hari dengan lokasi pencarian akan diperlebar ke Pulau Adijaya,” jelasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Tim SAR Kaimana melakukan pencarian dua orang nelayan yang hilang di perairan Kaimana, Kampung Lakahia, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Kedua nelayan yang hilang itu bernama Ali Akbar (30) dan Sandi Basna (17). Mereka menggunakan perahu Viber dengan mesin 40 PK.

Dari laporan keluarga, keduanya melakukan perjalanan untuk mencari ikan di rumpon yang berada di perairan depan Kampung Lakahia, Distrik Teluk Etna, pada Kamis, 17 April 2025.

“Setelah beberapa hari disana, pada Selasa, 22 April 2025, kurang lebih pukul 07.00 WIT pagi, keduanya melakukan perjalanan pulang dari lokasi rumpon menuju ke Kota Kaimana, namun hingga hari ini belum juga tiba,” jelas Silas lewat WhatsApp, Jumat, 25 April 2025. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 355 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Pendeta Ito Jigibalom Dukung Pembangunan Damai di Papua Pegunungan

15 January 2026 - 10:18 WIT

Tokoh Adat: Sinergi Masyarakat dan Pemerintah Kunci Utama Pembangunan di Lanny Jaya

15 January 2026 - 07:16 WIT

Ketua LMA Jayawijaya Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI di Wamena

14 January 2026 - 21:56 WIT

SAR Asmat Cari Pria 50 Tahun yang Hilang Saat Perahu Tenggelam di Muara Kali Asue

14 January 2026 - 17:52 WIT

Trending di PERISTIWA