Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 19 May 2026 16:12 WIT

Gubernur Papua Tengah: Kami Fokus Dorong Percepatan Pembangunan di Berbagai Bidang


					Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Pemerintah Provinisi (Pemprov) Papua Tengah melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin, 18 Mei 2026.

“Kami fokus dorong percepatan pembangunan di berbagai bidang. Dalam pelaksanaan seluruh program itu, tentu diperlukan tata kelola pemerintahan yang baik dan tertib administrasi,” kata Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Untuk itu, kata Meki, pendampingan hukum dari Kejati Papua menjadi sangat penting agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Pemprov Papua Tengah melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan Kejati Papua. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

Meki juga menambahkan, perjanjian kerja sama tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga, dikarenakan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum dalam rangka pengawalan, pendampingan hukum, mitigasi risiko hukum, dan pengamanan pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah agar berjalan secara akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Meki. 

Selain penandatanganan nota kesepahaman bersama Kajati Papua, Pemprov Papua Tengah juga melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Tengah.

Hal itu dinilai penting karena demokrasi yang sehat membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk dukungan hukum yang kuat agar setiap tahapan penyelenggaraan pemilu dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH