Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 8 Jul 2025 23:45 WIT

Gubernur Meki Mulai Gerakan Tanam Sejuta Pohon Kopi dari Intan Jaya, Jadi Simbol Kesuburan


					Gubernur Papua tengah, Meki Nawipa tanam 1 juta pohon kopi di Intan Jaya. Foto: Humas PPT Perbesar

Gubernur Papua tengah, Meki Nawipa tanam 1 juta pohon kopi di Intan Jaya. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Intan Jaya– Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengambil langkah strategis yang monumental dengan mencanangkan gerakan tanam satu juta pohon kopi. Aksi ini bertujuan menjadikan kopi arabika sebagai komoditas unggulan baru di subsektor perkebunan, sekaligus menjadi daya dorong utama peningkatan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Pencanangan dilakukan di Kampung Kemandoga, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, pada Selasa 8 Juli 2025. “Dari Kemandoga, mewakili masyarakat Papua Tengah saya mencanangkan gerakan tanam satu juta pohon kopi sebagai simbol dimulainya gerakan tanam kopi. Biarlah tanda hijau ini melambangkan kesuburan akan terus ada,” ujar Meki.

Gubernur Meki Nawipa menjelaskan tanaman kopi bukan sekadar komoditas, melainkan telah terbukti memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlangsungan hidup masyarakat Papua Tengah, khususnya di wilayah dataran tinggi yang ideal untuk pengembangan kopi arabika.

“Harapannya kopi bisa menjadi sumber kehidupan. Biarlah kopi ini bertumbuh dan selalu membawa kehidupan bagi orang Papua Tengah. Saya akan tanam kopi ini, atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus,” ucapnya, disambut antusias oleh seruan “Amin” dari masyarakat setempat.

Gerakan tanam kopi ini tidak hanya terpusat di Intan Jaya. Gubernur Meki mengumumkan bahwa gerakan ini akan berlanjut ke berbagai wilayah lain, mengalir dari timur hingga ke barat Papua Tengah, sebagai upaya kolektif pembangunan berkelanjutan sektor perkebunan.

“Mulai dari Kemandoga, mengalir ke timur sampai ke Ilu, Kabupaten Puncak, dan ke barat sampai di Kegata, Kabupaten Dogiyai. Habislah gelap, terbitlah terang. Biarlah kehidupan itu terus mengalir,” katanya.

Melalui gerakan satu juta pohon ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan peningkatan signifikan pada produksi kopi rakyat. Tujuannya adalah penguatan rantai pasok komoditas perkebunan secara terintegrasi, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata. *** (rilis

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

14 September 2026 - 20:09 WIT

Gubernur Papua Tengah Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

13 September 2026 - 17:06 WIT

Waket II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Gubernur Meki Nawipa ke Dogiyai dan Deiyai

13 September 2026 - 16:40 WIT

Inilah Sektor Utama yang Disentuh Kunker Gubernur Papua Tengah di Deiyai

8 September 2026 - 15:58 WIT

Disambut Hangat Masyarakat Dogiyai, Berikut Jadwal Kunker Gubernur Papua Tengah

7 September 2026 - 12:16 WIT

Pejabat ASN Asal Deiyai Gelar Rakor Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

5 September 2026 - 18:05 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH