Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 1 Jul 2026 16:22 WIT

DP3AKB Papua Tengah Siap Dukung Program Prioritas Gubernur


					Kepala DP3AKB Provinsi Papua, Agustinus Bagau (tengah) saat diwawancara. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Kepala DP3AKB Provinsi Papua, Agustinus Bagau (tengah) saat diwawancara. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua Tengah terus menggencarkan berbagai langkah strategis, guna mendukung penuh visi misi dan program prioritas pembangunan yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah.

Untuk itu, menurut Kepala DP3AKB Provinsi Papua, Agustinus Bagau, langkah berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dari unit terkecil, yakni keluarga.

“Keluarga dan gereja adalah dua institusi saling melengkapi dan tak dapat dipisahkan. Keluarga berfungsi sebagai “gereja mini” atau “gereja rumah tangga” (ecclesia domestica) yang menjadi tempat pertama pembentukan karakter dan penanaman iman. Sementara gereja menjadi persekutuan besar yang memperlengkapi dan meneguhkan keluarga dalam kebenaran,” jelas Agustinus.

Selain itu, kata Agustinus, pihaknya siap mengimplementasikan program-program unggulan Gubernur dan Wagub Papua Tengah, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan masalah kesehatan dan kesejahteraan sosial, termasuk dalam kegiatan peningkatan kapasitas perempuan gereja.

“Ini harapan Bapak Gubernur Papua Tengah yang ditujukan kepada ibu-ibu di gereja, agar memiliki kemampuan dalam peningkatan pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkup keluarga dan mampu berkontribusi kepada pembangunan daerah di bidang ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 1.677 gereja di Papua Tengah yang menjadi prioritas untuk dilakukan pendampingan pelatihan kepada mama-mama gereja. “Data tersebut belum semua, itu hanya sementara, belum termasuk di wilayah konflik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Salomina Gobay menambahkan, para mama gereja ini akan diberikan materi, selain terkait keterampilan, akan dibekali juga dengan pengetahuan manajemen usaha dan permodalan.

“Jadi mama-mama ini banyak keterampilannya ya, seperti membuat noken. Dan kami juga tekan bagaimana mereka mampu memodifikasi hasil karya mereka hingga laris di pasaran,” jelas Salomina. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Antisipasi ISPA, Dinkes Provinsi Papua Tengah Bagikan Masker, Perkuat Stok Obat, dan Siagakan Ambulans

22 August 2026 - 17:22 WIT

Pemprov Papua Tengah Mobilisasi Armada Gabungan Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

21 August 2026 - 22:06 WIT

Plt Kabiro Umum Papua Tengah: Pers Harus Utamakan Data Valid dan Verifikasi Berita

19 August 2026 - 23:51 WIT

Ketika Merah Putih Menyatu dengan Busana Nusantara di Papua Tengah

17 August 2026 - 12:04 WIT

Percepat Pembangunan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

13 August 2026 - 14:28 WIT

Asprov PSSI Papua Tengah Segera Gelar Musyawarah, Bentuk Kepengurusan Definitif

4 August 2026 - 13:08 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH