Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 16 Oct 2025 07:12 WIT

Diserang di Halaman Gereja, Polisi Kantongi Pelaku Penikaman Sopir Rental di Yahukimo


					Lokasi penikaman dan penyerangan sopir rental di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Foto: Humas Polda Papua Perbesar

Lokasi penikaman dan penyerangan sopir rental di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Foto: Humas Polda Papua

KABARPAPUA.CO, Yahukimo– Satgas Damai Cartenz mengantongi pelaku penikaman dan penyerangan Bahar bin Saleh, sopir rental yang meregang nyawa di halaman Gereja GIDI Siloam Dekai, Yahukimo, Selasa malam 14 Oktober 2025.

Hasil penyelidikan awal mengindikasikan pelaku penikaman diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, yang selama ini aktif melakukan aksinya di wilayah Jalan Poros Logpon KM 4.

Saat kejadian, korban sedang membantu persiapan peresmian Gereja GIDI Siloam yang dijadwalkan berlangsung Rabu 15 Oktober 2025. Namun akibat peristiwa tragis tersebut, kegiatan peresmian terpaksa ditunda.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menjelaskan peristiwa penyerangan sangat cepat. Menurut keterangan saksi, korban tiba-tiba diserang dari arah jalan masuk. Meski sempat berusaha melarikan diri ke area dalam gereja, pelaku tetap mengejar dan melakukan penikaman berulang hingga korban tersungkur.

“Seorang saksi yang merupakan kepala suku bahkan sempat mencoba menghalangi pelaku penikaman dan berteriak, “Jangan, saya kepala suku!”, namun pelaku tetap melanjutkan serangannya ke korban. Penyerangan dilakukan di halaman gereja,” jelasnya, Kamis 16 Oktober 2025.

Pasca kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RSUD Dekai, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk parah di bagian perut, dada, dan kepala.

“Ini menjadi bukti nyata kekejaman kelompok KKB, yang terus menebar aksi kejahatan bersenjata tanpa pandang bulu, termasuk di fasilitas kesehatan, pendidikan, dan tempat ibadah,” katanya. *** (Katharina) 

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kapolda Papua Tengah: Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Jadikan 1 Mei Ajang Perkuat Kedamaian di Bumi Cenderawasih

28 April 2026 - 14:50 WIT

Trending di PERISTIWA