Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 10 Mar 2026 17:34 WIT

Dinsos Kabupaten Nabire Bergerak Cepat, Evakuasi ODGJ Terlantar untuk Keamanan Warga


					Sekretaris Dinsos Kabupaten Nabire bersama tim saat mengamankan ODGJ. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Sekretaris Dinsos Kabupaten Nabire bersama tim saat mengamankan ODGJ. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Respon cepat ditunjukkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire dalam menangani laporan masyarakat terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan di kawasan Nabire, Selasa, 10 Maret 2026. 

Aksi penanganan ini bermula dari aduan warga yang juga viral di media sosial (medsos) terkait seorang wanita paruh baya menunjukkan perilaku agresif, yang diduga ODGJ. Menindaklanjuti hal itu, Dinsos Kabupaten Nabire langsung meluncur ke lokasi, guna melakukan evakuasi.

Kepala Dinsos Kabupaten Nabire melalui Sekretaris Dinsos Kebupaten Nabire Wati Runggiari  menyatakan,penanganan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dengan mengutamakan pendekatan persuasif.

“Tujuan utama kami bukan sekadar mengamankan, tapi memastikan yang bersangkutan mendapatkan hak layanan kesehatan dan perawatan yang layak,” jelas Wati kepada wartawan di Nabire, Selasa, 10 Maret 2026. 

Sekretaris Dinsos Kabupaten Nabire bersama tim saat mengamankan ODGJ. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

Setelah berhasil diamankan, Dinsos Kabupaten Nabire melakukan langkah-langkah prosedural, diantaranya melakukan pembersihan fisik dan pemberian pakaian layak kepada ODGJ tersebut.

Selain itu, juga melakukan pengecekan medis awal, dan kemudian ODGJ tersebut akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Abepura Jayapura untuk mendapatkan perawatan intensif dan pengobatan.

“Kami juga sudah berkoordinasi ke pihak keluarga dan mereka menyetujui hal ini. Kami juga terus berupaya untuk segera membangun rumah singgah atau tempat rehabilitas bagi para ODGJ ini ya, sementara menunggu respon pemerintah provinsi dan pihak terkait,” jelas Wati. 

Pemerintah mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri. Dinsos Kabupaten Nabire berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan patroli sosial, guna memastikan ketertiban umum dan perlindungan bagi penyandang disabilitas mental di wilayah Nabire. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Sampaikan LKPJ Pelaksanaan APBD TA 2025 ke DPRP Papua Tengah

31 July 2026 - 17:24 WIT

Selaraskan Pembangunan Nasional, Wamen PPN Kunjungi Provinsi Papua Tengah

30 July 2026 - 17:53 WIT

Gubernur Papua Tengah Minta ASN Patuhi Kode Etik dan Wajib Susun SKP Lewat E-Kinerja

29 July 2026 - 17:50 WIT

“KOHARUSEHAT” Solusi Papua Tengah Mudahkan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

29 July 2026 - 08:27 WIT

Penjabat Sekda Papua Tengah Resmikan Gedung Kantor Baru Dinas Perkebunan dan Peternakan

22 July 2026 - 20:27 WIT

Tingkatkan Kualitas Hidup OAP, Gubernur Serahkan Bantuan Program Bangkit Papua Tengah

21 July 2026 - 21:18 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH