Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 15 Aug 2024 15:17 WIT

Debit Air di Jayapura Menurun Drastis Imbas Kemarau, Distribusi Terganggu


					Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani, Entis Sutisna. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Direktur Utama PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani, Entis Sutisna. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.COKota Jayapura – Direktur Utama PT Air Minum Jayapura, Robongholo Nanwani, Entis Sutisna, menyebut kondisi debit air mengalami penurunan sangat drastis imbas kemarau.

Penurunan debit air secara drastis di berbagai sumber air mengakibatkan distribusi kepada pelanggan terganggu. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya perubahan penggiliran air dan juga penghentian beberapa jam pelayanan.

“Saya mau sampaikan ini bukan kesengajaan ini adalah murni karena faktor alam.Sehingga saya harap masyarakat dapat memahami. Oleh karena itu, saya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas kondisi ini,” ujar Entis.

Entis menjelaskan bahwa dari 23 titik pengambilan air (Intake) yang dikelola PT AMJ Robongholo Nanwani, 12 di antaranya berasal dari aliran sungai. “Saat ini, hampir semua sumber air kami mengalami penurunan debit yang drastis, bahkan ada yang turun hingga 80 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, sumber air Entrop yang biasanya mampu memproduksi 90 liter per detik, kini hanya menghasilkan 30 liter per detik. Hal ini berdampak pada layanan di wilayah Jaya Asri, Terminal Entrop, sebagian Hamadi, dan sepanjang Jalan Raya Entrop.

Aliran sungai Siborgoji yang biasanya melayani masyarakat Tanah Hitam, Abe Pantai dan Kampung Buton juga mengalami penurunan produksi dari 50 liter per detik menjadi hanya 10 liter per detik. Bukan hanya itu, kondisi serupa juga terjadi di intake Kampwolker dan Korem.

Untuk mengatasi situasi ini, PT AMJ Robongholo Nanwani telah menerapkan sistem penggiliran distribusi air dan penampungan di reservoir sebelum didistribusikan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk tetap memberikan layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Entis mengaku telah menyediakan 4 unit mobil tangki untuk melayani pelanggan yang terdampak dari turunnya debit air itu. Layanan ini diberikan secara gratis kepada pelanggan yang rajin membayar tagihan air.

Ia mengimbau masyarakat dapat menghemat penggunaan air bersih dan menyediakan penampungan. Imbauan ini menyusul prediksi puncak musim kemarau pada Agustus hingga September.

“Bagi masyarakat yang mungkin masih mendapatkan 8 jam perhari ataupun seminggu 3 kali, mohon untuk dimanfaatkan ketika air mengalir. Mungkin penampungannya disiapkan, karena ini memang betul-betul di luar prediksi kita,” pintanya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Salurkan 10 Sapi Kurban di Provinsi Papua

18 May 2026 - 08:47 WIT

Target Rampung Juli 2026, Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Papua

17 May 2026 - 19:26 WIT

Pasca Kerusuhan, Stadion Lukas Enembe Jayapura Ditutup

12 May 2026 - 22:31 WIT

Wagub Papua di World Press Freedom Day: Pers Harus Jadi Penerang, Bukan Penyulut Kegelapan

4 May 2026 - 22:31 WIT

Pesan Haru Wagub Papua saat Melepas Jamaah Haji: Jaga Kesehatan dan Jadi Haji Mabrur

3 May 2026 - 13:10 WIT

Selain Malaria, Inilah 2 Penyakit Menular Tertinggi di Papua

29 April 2026 - 00:45 WIT

Trending di KABAR PAPUA