Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 13 Mar 2025 16:16 WIT

Dana Otsus Dipangkas, Gubernur Papua Tengah Beri Kritikan Pedas Kemendagri


					Gubernur Papua, Meki Nawipa saar rapat bersama Wamendagri. Foto: ist Perbesar

Gubernur Papua, Meki Nawipa saar rapat bersama Wamendagri. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Jakarta–  Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, melayangkan kritik pedas kepada Pemerintah Pusat terkait pemangkasan Dana Otonomi Khusus (Otsus) di tengah upaya percepatan pembangunan di provinsi baru.

Kritikan keras ini disampaikan langsung di hadapan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI, Kamis 13 Maret 2025.

Rapat yang bertujuan mengevaluasi perkembangan empat provinsi baru di Papua itu menjadi panggung bagi Gubernur Meki untuk menyoroti masalah anggaran. Menurutnya, pemangkasan Dana Otsus, yang diperburuk oleh pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), telah menghambat kemajuan pembangunan di Papua Tengah.

“Apa artinya Otsus di tanah Papua kalau dana Otsus dipangkas Pemerintah Pusat,” kata Nawipa dengan nada tegas.

Gubernur Meki mengingatkan bahwa Otsus diberikan sebagai upaya meredam isu Papua Merdeka, namun kondisi pemangkasan saat ini justru mempersulit pemerintah daerah membuat kebijakan strategis. Ia menegaskan perbedaan kondisi geografis Papua yang ekstrem.

“Kondisi geografis di Papua sangat berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Semua Pakai pesawat, helikopter, tantangan yang besar. Jadi kita [di Papua] itu spesial sama dengan Aceh,” jelasnya.

Oleh karena itu, Papua membutuhkan biaya yang jauh lebih besar untuk menyelenggarakan pelayanan publik dasar, dan pemangkasan dana Otsus dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Mantan Bupati Paniai ini menuntut agar Pemerintah Pusat memberikan Dana Otsus secara penuh agar Papua dapat membangun secara optimal. Ia berharap Komisi II DPR RI ikut bertanggung jawab atas pemangkasan anggaran tersebut, karena untuk meletakkan pondasi yang kuat di provinsi baru dibutuhkan biaya yang memadai.

“Dari ruang inilah daerah otonomi baru terbentuk, dari ruang inilah Orang Papua bisa dibelah, bisa dibantu,” ujar Meki. *** (rilis) 

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

14 September 2026 - 20:09 WIT

Gubernur Papua Tengah Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

13 September 2026 - 17:06 WIT

Waket II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Gubernur Meki Nawipa ke Dogiyai dan Deiyai

13 September 2026 - 16:40 WIT

Inilah Sektor Utama yang Disentuh Kunker Gubernur Papua Tengah di Deiyai

8 September 2026 - 15:58 WIT

Disambut Hangat Masyarakat Dogiyai, Berikut Jadwal Kunker Gubernur Papua Tengah

7 September 2026 - 12:16 WIT

Pejabat ASN Asal Deiyai Gelar Rakor Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

5 September 2026 - 18:05 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH