Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 10 Sep 2024 23:44 WIT

BKKBN Papua Luncurkan Pekan Pelayanan KB, Target Ribuan Akseptor Baru


					Pencanangan Pekan Pelayanan KB di Puskesmas Arso 3, Kabupaten Keerom, Papua, 10 September 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku) Perbesar

Pencanangan Pekan Pelayanan KB di Puskesmas Arso 3, Kabupaten Keerom, Papua, 10 September 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

KABARPAPUA.CO, Keerom – BKKBN Provinsi Papua bersama Pemerintah Kabupaten Keerom meluncurkan Pekan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang akan berlangsung hingga 20 September 2024.

Pencanangan Pekan Pelayanan KB berlangsung di Puskesmas Arso 3, Kabupaten Keerom, 10 September 2024. Adapun tema pencanangan yakni Pelayanan Kontrasepsi Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045.

Pekan Pelayanan KB bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan KB berkualitas. Pelayanan ini dalam rangka mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Kepala OPD KB Kabupaten Keerom, Frida Nadjuan menyampaikan apresiasi atas inisiatif BKKBN Papua. Ia merasa bersyukur Keerom menjadi salah satu kabupaten yang menjadi prioritas nasional dalam program intensifikasi pelayanan KB.

“Kabupaten Keerom sendiri begitu terbuka dengan program yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Apalagi jika ini menyangkut upaya penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas melalui penyiapan keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Pencanangan Pekan Pelayanan KB di Puskesmas Arso 3, Kabupaten Keerom, Papua, 10 September 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

Ketua Tim Pokja Akses Kualitas Layanan KB Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Chaterin P. Soelarso, mengatakan Pekan Pelayanan KB ini menargetkan penambahan 7.282 akseptor baru untuk seluruh wilayah Provinsi Papua.

Target ini termasuk Daerah Otonomi Baru (DOB). Sementara untuk Kabupaten Keerom, target yang ditetapkan mencapai 448 akseptor.  “Kami optimis target ini dapat tercapai dengan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat,” ujar Chaterin P. Soelarso.

Menurutnya, Pekan Pelayanan KB tidak hanya berfokus pada kuantitas akseptor, tetapi juga pada kualitas pelayanan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan pelayanan KB yang diberikan memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan usia subur memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan pilihan metode kontrasepsi yang sesuai,” tambah Chaterin.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama dari program KB adalah mengatur jarak kelahiran. Dengan mengatur jarak kelahiran, pasangan suami istri dapat memberikan perhatian yang optimal bagi tumbuh kembang anak, terutama pada seribu hari pertama kehidupan.

BKKBN Papua mengajak seluruh pasangan usia subur memanfaatkan Pekan Pelayanan KB di Kabupaten Keerom. “Dengan ber-KB, pasangan dapat merencanakan keluarga secara matang, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” katanya. *** (Natalya Yoku)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA