Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 13 Nov 2025 17:35 WIT

Bertemu Mandikdasmen, Pemprov Papua Ajukan Sekolah Khusus Wilayah Perbatasan


					Gubernur Papua, Matius Fakhiri bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu'ti.  Foto: ist Perbesar

Gubernur Papua, Matius Fakhiri bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu'ti. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Gubernur Papua, Matius Fakhiri bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu’ti. Dalam kesempatan itu, Gubernur Fakhiri mengajukan sejumlah program unggulan yang memerlukan perhatian khusus dari Mendikdasmen. Usulan tersebut berfokus pada pendidikan kontekstual Papua, termasuk pembangunan sekolah berpola asrama di wilayah seperti Biak Numfor dan Supiori, serta pendirian sekolah khusus wilayah perbatasan dengan kurikulum yang relevan dengan posisi strategis Papua di Pasifik.

“Meskipun kewenangan pengelolaan sebagian besar SMA dan SMK berada di kabupaten/kota (kecuali lima sekolah khusus provinsi), kami mengajukan program unggulan untuk kemajuan pendidikan di Papua,” katanya.

Selain itu, program prioritas juga mencakup upaya mendasar, yaitu revitalisasi sarana dan prasarana sekolah di wilayah terpencil dengan akses terbatas, serta penyediaan laboratorium komputer dan fasilitas TIK. Hal ini krusial untuk memperkuat literasi digital dan menyiapkan anak didik menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia kerja.

Papua juga mengusulkan penambahan kuota Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan dukungan pengembalian kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi pada tahun 2027, termasuk pemenuhan pendanaannya.

Pemerintah Provinsi Papua menegaskan kembali bahwa pendidikan adalah kunci keberhasilan percepatan pembangunan. Dengan sinergi dan dukungan penuh dari Kementerian serta seluruh pemangku kepentingan, Papua optimistis dapat mewujudkan layanan pendidikan dasar dan menengah yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing. Semua upaya ini diarahkan untuk mencapai visi besar “Papua Cerah”, yang bermakna Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni. ** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA