Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 21 Nov 2025 08:51 WIT

Bahas RKA 2026, Bupati Kepulauan Yapen: Harus Realistis dan Tepat Sasaran


					Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy memimpin rapat pembahasan RKA TA 2026 yang dihadiri seluruh OPD di Gedung Silas Papare. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy memimpin rapat pembahasan RKA TA 2026 yang dihadiri seluruh OPD di Gedung Silas Papare. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen mulai membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Tahun Anggaran 2026.

Hal ini sebagai tindak lanjut penyampaian pagu dan upaya memastikan perencanaan anggaran berjalan lebih tertib, efisien, dan tepat sasaran. Proses pembahasan berlangsung di Gedung Silas Papare (GSP) Serui, Kepulauan Yapen, Papua, Kamis, 20 November 2025.

Menurut Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, langkah ini dilakukan setelah terbitnya Surat Sekretaris Daerah Nomor 900/2068 tertanggal 4 November 2025 mengenai penyampaian pagu indikatif kepada seluruh OPD.

“Setiap OPD sebelumnya telah menyerahkan kembali dokumen RKA sesuai pagu yang diterima, dan kini dilakukan pembahasan teknis sebagai bagian dari rangkaian penyusunan anggaran daerah,” kata Benyamin.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh OPD diwajibkan hadir lengkap dengan data pendukung, program prioritas, serta kesesuaian antara pagu indikatif dengan rencana kerja yang diusulkan.

Benyamin juga menyampaikan, kondisi keuangan daerah pada tahun 2026 dipastikan sangat terbatas. Karena itu, ia menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang realistis, efisien, dan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat.

“Perlu disadari bahwa tahun depan kondisi keuangan daerah sangat terbatas. Jadi setiap OPD harus benar-benar teliti dan memastikan anggaran yang diajukan tepat sasaran,” ucap bupati.

Dalam sesi wawancara, Benyamin juga mengingatkan agar seluruh OPD lebih cermat dalam proses penganggaran untuk menghindari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Benyamin menyebut beberapa temuan berulang dalam laporan keuangan pemerintah daerah terjadi akibat kesalahan perencanaan dan penginputan anggaran.

“Kedepannya jangan sampai salah dalam penganggaran yang menjadi temuan BPK. Ini yang selama ini berulang. Karena itu, perencanaan anggaran harus dibangun dengan persepsi dan pemahaman yang sama,” tegasnya.

Benyamin meminta para pimpinan OPD, Kasubag Program, Kasubag Keuangan, hingga Bendahara Pengeluaran memastikan proses penginputan RKA di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dilakukan sesuai arahan dan regulasi yang berlaku.

“Semua harus mengikuti arahan yang benar, agar tidak ada lagi kekeliruan yang menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.

Melalui pembahasan RKA ini, Pemkab Kepulauan Yapen berharap penyusunan anggaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus menghindari temuan berulang yang dapat menghambat tata kelola keuangan daerah. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Potret Buram Pendidikan di SD Negeri Waindu Kepulauan Yapen

7 May 2026 - 00:01 WIT

Sagu Yapen Naik Kelas, Pemprov Papua Bekali UMKM Olah Produk Berkualitas

6 May 2026 - 23:10 WIT

Dua Tahun Tanpa Realisasi, Warga Barawai Tagih Janji Pemda Kepulauan Yapen

6 May 2026 - 15:04 WIT

Sinergi Pemkab Kepulauan Yapen – WWF Indonesia Kelola SDA Berkelanjutan

6 May 2026 - 13:57 WIT

Dinas Pendidikan Yapen Gandeng KPK dalam Penerimaan Murid Baru

3 May 2026 - 08:40 WIT

DP3AKB Yapen: Kontrasepsi Adalah Langkah Awal Cegah Stunting

3 May 2026 - 05:04 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN