Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 10 Jul 2024 22:39 WIT

Jhony Banua Turun Langsung Dengar Aspirasi Warga Abepantai Jayapura


					Ketua DPR Provinsi Papua Jhony Banua Rouw mengunjungi warga Abepantai, Rabu 10 Juli 2024.  (Kabarpapua.co/Faisal Narwawan) Perbesar

Ketua DPR Provinsi Papua Jhony Banua Rouw mengunjungi warga Abepantai, Rabu 10 Juli 2024.  (Kabarpapua.co/Faisal Narwawan)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Ketua DPR Provinsi Papua Jhony Banua Rouw mengunjungi warga Abepantai, Rabu 10 Juli 2024. 

Kegiatan dengan tema “Pembinaan kerukunan masyarakat” digelar di halaman salah satu rumah warga Abepantai, tepatnya di RT 01/RW 02, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Terlihat, seratusan warga hadir dan menyampaikan persoalan – persoalan yang selama ini dirasakan, mulai dari tersedianya air bersih, biaya pendidikan yang sangat mahal dan persoalan kesehatan hingga lingkungan tempat tinggal.
Masyarakat Abepantai banyak menaruh harapan kepada Jhony Banua, apalagi JBR sapaan akrab Jhony Banua, bakal bertarung pada Pilkada Wali Kota Jayapura. Tentu hal ini menjadi harapan tersendiri warga untuk Kota Jayapura yang lebih baik.

Salah satu keluh kesah datang dari warga atas nama Nurhayati Waroy.Ibu sebelas anak ini mengaku terus berjuang dengan mahalnya biaya pendidikan.

“Saya punya anak 11 orang, sekarang ada yang SD, SMP dan mau masuk kuliah, saya hanya penjual kue keliling. Saya ingin ada perhatian supaya ada pendidikan gratis, ” ungkap Nurhayati Waroy.

Mendengar hal itu, Jhony Banua bertekad memperjuangkan aspirasi tersebut. Kata dia, aspirasi itu akan menjadi program prioritas dirinya dan menjadi PR baginya ke depan.

“Saya melakukan kegiatan dewan, kami mendengar keluhan masyarakat yang cukup banyak. Poin pertama adalah mahalnya biaya pendidikan, bahkan ada anak-anak belum bisa sekolah karena terhambat biaya, ” katanya.

Ia merasa prihatin karena setiap anak usia sekolah diwajibkan untuk mendapatkan pendidikan, namun warga harus terbebani dengan biaya sekolah yang tak sedikit.

“Tentu ada komitmen untuk menyelesaikan persoalan ini, ” tambahnya.

“Selanjutnya, soal air bersih. Saya sudah sampaikan tadi, karena air bersih ini menunjang kesehatan masyarakat, sehingga mau tidak mau, pemenuhan air bersih harus diperjuangkan dan diwujudnyatakan. Karena bagaimana mau sehat, kalau air bersih sulit didapat, “jelasnya.

Selain itu, warga juga menginginkan adanya perhatian lebih bagi kader posyandu dan fasilitas posyandu itu sendiri. “Kami sudah catat itu dan tentu akan kami tindak lanjut,” tutupnya. *** (Faisal Narwawan)

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tanggap Bencana, PKB Asmat Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla

21 October 2026 - 17:07 WIT

Perkuat Organisasi, 60 Kader NasDem Papua Ikuti Laga Perubahan 2.0

16 October 2026 - 19:39 WIT

Nancy Natalia Raweyai Serap Aspirasi Pedagang Asli Papua, Soroti Transportasi dan Penyaluran Dana Otsus

14 October 2026 - 20:22 WIT

Tonny Tesar: Fraksi NasDem Setuju RUU SDI untuk Dibawa ke Paripurna

6 October 2026 - 16:57 WIT

Bawaslu Kepulauan Yapen Imbau Parpol Perbarui Data SIPOL Jelang Pemilu 2029

5 October 2026 - 17:00 WIT

Bupati Kepulauan Yapen Jelaskan Perubahan Angka hingga Pinjaman Daerah

29 September 2026 - 23:15 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN