Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 27 Mar 2024 14:52 WIT

3 Hari Pencarian, Pria Tenggelam di Pantai Holtekamp Ditemukan Meninggal


					SAR Jayapura dan Polairud Polda Papua mengevakuasi jasad Melianus Duwitau yang hilang terseret ombak di Pantai Holtekamp, Rabu 27 Maret 2024. (Dok SAR Jayapura) Perbesar

SAR Jayapura dan Polairud Polda Papua mengevakuasi jasad Melianus Duwitau yang hilang terseret ombak di Pantai Holtekamp, Rabu 27 Maret 2024. (Dok SAR Jayapura)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Tim gabungan SAR dan Polairud Polda Papua menemukan jasad Melianus Duwitau, korban yang hilang terseret ombal saat mandi di Depan Hotal 88 Pantai Holtekamp Jayapura, Papua.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah 3 hari pencarian di Perairan Holtekamp Jayapura. Kepala Kantor SAR Jayapura Melkianus Kotta membenarkan kabar tersebut.

Korban, kata Melkinaus, ditemukan terapung dan meninggal dunia. Jenazah saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dari Polairud Polda Papua. Saat ditemukan korban sudah terapung dan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya, Rabu 27 Maret 2024.

Peristiwa ini berawal saat korban bersama seorang rekannya mandi di depan Hotel 88 Pantai Holtekamp, Kota Jayapura, 25 Maret 2024. Keduanya tiba-tiba terseret ombak dan tenggelam.

Pengunjung pantai sempat melakukan pertolongan hingga berhasil menyelamatkan salah satu korban bernama Melak Magal. Sementara Sementara korban atas nama Melianus Duwitau hilang.

“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian dan dapat kembali ke kesatuannya masing-masing,” kata Melkianus. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA