Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR NDUGA · 18 Feb 2024 20:27 WIT

Kesepakatan Damai 2 Kelompok Warga di Nduga, Ini Poinnya


					Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge (kaca mata hitam) bersama aparat keamanan dan forkopimda melakukan mediasi dua kelompok warga yang bertikai. (Foto: Polda Papua) Perbesar

Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge (kaca mata hitam) bersama aparat keamanan dan forkopimda melakukan mediasi dua kelompok warga yang bertikai. (Foto: Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Kenyam– Penjabat Bupati Nduga, Edison Nggwijangge bersama dengan kepolisiaan setempat berhasil memediasi dua kelompok warga yang bertikai saat proses Pemilu 2024. 

Kapolres Nduga, AKBP V. J. Parapaga mengakui kesepakatan damai kedua kelompok atas bantuan Pj Bupati Nduga dan semua pihak.

Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge bersama aparat keamanan dan forkopimda melakukan mediasi dua kelompok warga yang bertikai. (Foto: Polda Papua)

“Hari ini, Minggu 18 Februari 2024 telah terjadi kesepakatan damai kedua belah pihak. Perdamaian ini atas bantuan pj bupati, forkopimda, termasuk atas bantuan Dandim 1706/ND Letkol Inf. Hulisda Melala,” kata Kapolres, Minggu 18 Februari 2024.

Kapolres bilang, informasi terkini yang didapat, terdapat 8 korban luka dan seluruh korban diambil alih oleh Pemkab Nduga.

Kesepakatan yang telah dicapai dalam proses mediasi, yakni:

  1. Pertikaian antar kedua kelompok tidak akan berlanjut hingga kesepakatan tersebut selesai. 
  2. Sebagai langkah menciptakan ketertiban dan keamanan di Kota Kenyam, warga dilarang membawa senjata seperti panah, parang, dan busur ke tempat umum.

Pj Bupati Nduga, Edison Nggwijangge (kaca mata hitam) bersama aparat keamanan dan forkopimda melakukan mediasi dua kelompok warga yang bertikai. (Foto: Polda Papua)

“Kami mendapati informasi mengenai kerusakan atas 1 mobil dan 1 unit rumah Ketua DPRD. Namun, masalah tersebut juga telah diselesaikan,” ujarnya.

Kapolres memastikan saat ini situasi di Kenyam dalam keadaan aman dan damai. Walau begitu, aparat keamanan tetap melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan, guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi-aksi dari oknum masyarakat yang ingin mengganggu kedamaian di wilayah tersebut. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 433 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Mappi Bongkar Tempat Produksi Miras “Kaki Anjing”

30 April 2026 - 10:49 WIT

Kapolda Papua Tengah : Tak Boleh Ada Praktik Curang dan Intervensi

29 April 2026 - 16:08 WIT

Ajakan Tokoh Pemuda Jelang 1 Mei di Tanah Papua

29 April 2026 - 13:06 WIT

HUT ke-2 Polda Papua Tengah: Stabilitas Keamanan jadi PR Berat

29 April 2026 - 13:00 WIT

Pengendara Motor di Serui Masih Banyak Tak Pakai Helm

28 April 2026 - 21:19 WIT

Perkuat Akurasi Data, Lapas Nabire Lakukan Perekaman Biometrik Warga Binaan

28 April 2026 - 18:52 WIT

Trending di PERISTIWA