KABARPAPUA.CO, Jayapura – Tim JTC Serui Kabupaten Kepulauan Yapen membawa 16 atlet putra-putri dan dua atlet junior untuk ambil bagian dalam Turnamen Tenis Lapangan Panglima TNI Cup 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Rabu, 23 September 2026.
Turnamen tersebut digelar Kodam XVII Cenderawasih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 September 2026.
Pembukaan turnamen ditandai dengan laporan Ketua Panitia, pembacaan janji wasit dan atlet, serta pembukaan secara resmi oleh Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.
Pertandingan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Lapangan Tenis Kodam XVII/Cenderawasih dan Lapangan Tenis Sian Soor Wali Kota Jayapura. Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelompok usia hingga kategori umum.

Kategori yang dipertandingkan meliputi Kelompok Umur (KU) 10 putra/putri dengan 14 peserta, KU 14 putra/putri sebanyak 16 peserta, beregu beginner-intermediate sebanyak 15 tim, ganda umum perorangan putra sebanyak 19 pasang, ganda umum perorangan putri sebanyak 10 pasang, serta beregu umum sebanyak 11 tim.
Turnamen ini, sekaligus menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya tenis lapangan. Selain itu, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarpeserta, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Dalam amanatnya, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan hadirin yang hadir dalam pembukaan turnamen.
“Kami ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada para peserta pertandingan tenis lapangan dan hadirin sekalian di Lapangan Tenis Makodam XVII Cenderawasih,” ujar Febriel.
Ia mengatakan, pertandingan tenis lapangan tidak hanya mengandalkan teknik pukulan dan strategi permainan, tetapi juga membutuhkan mentalitas, sikap, serta nilai-nilai sportivitas yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pelaksanaan turnamen tenis lapangan dalam rangka HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk mendorong semangat sportivitas, disiplin, kerja keras, ketangguhan mental, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.
Febriel berharap para peserta dapat memanfaatkan turnamen tersebut untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mempererat tali persaudaraan serta membangun semangat kebersamaan.
“Saya minta panitia penyelenggara dan wasit untuk melaksanakan tugas secara objektif dan profesional. Utamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung, junjung tinggi sportivitas serta laksanakan pertandingan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Official Tim JTC Serui, Djefri Bernard Tanod, mengatakan pihaknya menurunkan 16 atlet putra-putri dan dua atlet junior dalam turnamen tersebut.
“Keikutsertaan ini tak hanya kejar kemenangan, tapi juga untuk mendapatkan pengalaman bertanding, membangun sportivitas, dan pererat silaturahmi dengan para peserta dari daerah lain,” katanya.

Djefri juga mengapresiasi semangat para atlet JTC Serui yang mengikuti turnamen tersebut secara mandiri, termasuk dengan menggunakan biaya pribadi.
“Sebagian atlet yang diturunkan merupakan atlet baru yang masih minim pengalaman dalam latihan maupun mengikuti kejuaraan. Meski demikian, para atlet memiliki motivasi yang tinggi untuk bertanding dan menambah pengalaman,” katanya.
Djefri berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan KONI Kabupaten Kepulauan Yapen dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan tenis lapangan melalui PELTI Kabupaten Kepulauan Yapen.
Menurutnya, dukungan itu untuk mendorong pengembangan atlet sehingga mereka memiliki kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
“Kami berharap pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Kepulauan Yapen dapat lebih memperhatikan PELTI Kepulauan Yapen, terutama dalam mendorong pembinaan dan pengembangan atlet agar dapat mengikuti berbagai event, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” terangnya. ***(Ainun Faathirjal)













