Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 30 Aug 2026 13:39 WIT

Inilah Proses Pencarian Lima Hari Speedboat yang Hilang Saat Berlayar dari Serui ke Waropen


					Proses evakuasi lima penumpang speedboat yang ditemukan selamat oleh kru KMP Masirei di perairan sekitar Pulau Moor, Sabtu, 29 Agustus 2026. (Foto dok: IST) Perbesar

Proses evakuasi lima penumpang speedboat yang ditemukan selamat oleh kru KMP Masirei di perairan sekitar Pulau Moor, Sabtu, 29 Agustus 2026. (Foto dok: IST)

KABARPAPUA.CO, Serui – Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto mengatakan, pihaknya bersama tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama lima hari sejak laporan hilangnya speedboat diterima.

Speedboat ini memuat lima penumpang, yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Serui (Kepulauan Yapen) menuju Kabupaten Waropen pada Minggu, 23 Agustus 2026 lalu. 

“Kami telah melakukan pencarian selama lima hari di perairan pesisir Kabupaten Waropen hingga mendekati pesisir Kabupaten Nabire dan Pulau Yapen. Namun, belum mendapatkan petunjuk keberadaan mereka,” ujar Tofan.

Menurutnya, pencarian pada hari pertama dan kedua dilakukan oleh Satuan Polairud Polres Waropen. Selanjutnya, pada hari ketiga hingga kelima, pencarian diperluas dengan melibatkan personel gabungan, termasuk Tim SAR Biak dan TNI AL Biak.

Pencarian dilakukan di sejumlah wilayah perairan, termasuk pesisir Pulau Yapen. Namun, hingga hari kelima, tim belum menemukan keberadaan speedboat maupun kelima penumpangnya.

Harapan itu akhirnya terjawab pada pukul 06.55 WIT, Sabtu, 29 Agustus 2026, kru Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Masirei melihat sebuah speedboat terombang-ambing di laut dengan lima orang di dalamnya, saat kapal berada sekitar 17 mil dari daratan di sekitar perairan Pulau Moor.

Lima penumpang speedboat yang berhasil diselamatkan beristirahat di atas KMP Masirei setelah dievakuasi dari laut, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Mengetahui kondisi tersebut, nakhoda KMP Masirei langsung menghentikan mesin kapal dan melakukan prosedur pertolongan. Kelima penumpang kemudian berhasil dievakuasi ke atas kapal dan mendapatkan pertolongan awal.

Kelima penumpang yang ditemukan kru KMP Masirei yang sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Biak menuju Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire.

Kelima korban yang ditemukan selamat tersebut, yakni Amsal Yowei selaku motoris, Malvin Yowei, serta tiga anggota Polri, masing-masing Bripda Lamek Abon, Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, dan Bripda Melfin Alfius Maniani. “Kelima korban ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat,” kata Kapolres Waropen.

Petugas Pengamanan KMP Masirei sekaligus anggota KP3 Laut Serui-Yapen, Ayub Runaweri mengonfirmasi, proses penemuan dan evakuasi kelima korban telah dituangkan dalam Berita Acara Kejadian (BAK) Pertolongan Orang Hilang.

Pihak KMP Masirei juga telah berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada sejumlah instansi terkait, di antaranya Syahbandar Serui, KP3 Serui, dan Syahbandar Waren.

Setibanya di Pelabuhan Samabusa, Kabupaten Nabire, kelima korban dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis dan pendataan lebih lanjut oleh aparat serta instansi berwenang.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan korban sekaligus menggali kronologi perjalanan hingga speedboat yang mereka tumpangi terombang-ambing di laut selama beberapa hari. ***(Siaran Pers/Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA