Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 29 Aug 2026 14:24 WIT

Seminggu Hilang di Laut, Lima Penumpang Speedboat Serui-Waropen Ditemukan Selamat


					Seminggu hilang terombang-ambing di laut, lima penumpang speedboat Serui-Waropen ditemukan selamat. (Foto dok: IST) Perbesar

Seminggu hilang terombang-ambing di laut, lima penumpang speedboat Serui-Waropen ditemukan selamat. (Foto dok: IST)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Speedboat rute Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen menuju Kabupaten Waropen yang membawa lima orang penumpang, tiga diantaranya anggota Polres Waropen, yang dilaporkan hilang kontak di perairan Yapen-Waropen sejak Minggu, 23 Agustus 2026 lalu, akhirnya berhasil ditemukan selamat pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pertolongan terhadap lima orang yang dilaporkan hilang di laut ini dilakukan oleh awak KMP Masirei yang sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Mokmer, Biak, menuju Pelabuhan Samabusa, Nabire, pada 29 Agustus 2026 pukul 06.55 WIT.

Saat ditemukan, para korban yang berjumlah lima orang ini mengalami dehidrasi ringan, akibat kekurangan pasokan makanan dan air bersih selama terombang ambing di tengah laut.

Petugas langsung memberikan pertolongan pertama di atas KMP Masirei sebelum mengevakuasi korban ke Pelabuhan Samabusa, Nabire. Saat ini, kelimanya berada di Polres Nabire, guna pemeriksaan kesehatan.

Adapun kelima orang yang ditemukan dan diberikan pertolongan tersebut terdiri dari tiga anggota Polri dan dua warga sipil, yaitu Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, Bripda Melfin Alfius Maniani, Bripda Lamek Abon, Malvin Yowei (sipil), dan Amsal Yowei (motores).

Dari keterangan yang diperoleh KabarPapua.co, speedboat putih bermesin 15/19 PK bertolak dari Serui menuju Waropen pada pukul 05.00 WIT, Minggu, 23 Agustus 2026.

Namun di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin dan terbawa arus deras ke arah barat hingga masuk wilayah perairan Nabire.

Bripda Lamek Abon sempat mengirim pesan darurat lewat grup bahwa kapal terombang-ambing di laut. Pencarian sempat dilakukan Kantor SAR Biak, Ditpolairud, TNI AL, Basarnas Kepulauan Yapen, serta dukungan pesawat CN-235 TNI AU.

Pencarian memakan waktu lama karena terkendala dengan kabut asap efek kebakaran hutan dibeberapa wilayah, hingga akhirnya bisa tertolong pada Sabtu, 29 Agustus 2026. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 2,506 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA