KABARPAPUA.CO, Gome– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak menyalurkan bantuan darurat 1.300 ton beras secara bertahap untuk warga terdampak fenomena El Nino. Penyaluran akan dilakukan mulai hari ini hingga Desember mendatang.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Penjabat (Pj.) Sekda Puncak, Nenu Tabuni, mewakili Bupati Puncak, di halaman Guest House Elvis Tabuni, Gome, Kabupaten Puncak, Senin 24 Agustus 2026.
Hadir dalam penyerahan bantuan itu, Asisten II Sekda, para Staf Ahli, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak, Otto Alom.
Keputusan penanganan bencana ini diambil setelah rapat koordinasi bersama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan para bupati cakupan yang membahas ancaman ganda berupa kekeringan dan embun beku yang merusak ladang ubi warga.

Nenu menyampaikan fenomena hujan es dan embun salju ekstrem di Kabupaten Puncak, Papua Tengah merusak seluruh tanaman pangan lokal, misalnya ubi-ubian dan sayuran. Kejadian ini memicu gagal panen serta ancaman krisis pangan di beberapa distrik.
Sebelumnya, Pemkab Puncak telah bergerak menyalurkan bantuan sejak Juni untuk 3 distrik yakni Distrik Agandugume, Lambewi dan Oneri yang lebih awal terdampak kekeringan dan embun beku.
“Ke-3 distrik ini terkena dampak hujan es, sehingga pada bulan Juni, Juli, dan Agustussudah dilakukan pemberian bantuan,” kata Nenu.
Namun, sejak 18 Agustus 2026, dampak fenomena ini meluas ke beberapa distrik yakni Distrik Ilaga, Gome, Omukia, Gome Utara, Mambugi, Ilaga Utara, Amungkalpia, dan Erelmakawia.
“Oleh karena itu, hari ini kami menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada perwakilan masyarakat untuk warga di delapan distrik terdampak tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak, Otto Alommenyebutkan di Distrik Gome telah disiapkan alokasi khusus.
“Hari ini, kami siapkan 15 ton beras untuk 11 gereja dan 11 kampung di Distrik Gome. Setiap gereja atau kampung mendapatkan alokasi 150 sak atau setara 1,5 ton beras. Besok pendistribusian akan dilanjutkan ke 5 distrik lainnya,” kata Otto Alom.
Pendistribusian bantuan dilakukan dengan bersinergi antara Pemkab Puncak, Pemprov Papua Tengah, Bappenas, dan Bulog Timika. *** (Diskominfo Puncak)




















