KABARPAPUA.CO, Nabire — Guna menumbuhkan budaya literasi dan melatih kemampuan berpikir kritis generasi muda, alumni SMA YPPK Adhi Luhur Nabire resmi membuka kegiatan Pelatihan Jurnalistik bagi pelajar tingkat SMA/SMK di Nabire, Senin, 24 Agustus 2026.
Acara yang mengusung tema “Menulis untuk Hidup” ini diikuti oleh puluhan perwakilan siswa dari berbagai sekolahyang ada di Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan keterampilan dasar jurnalistik dan media, mulai dari teknik pencarian berita, wawancara, hingga penulisan artikel yang akurat dan objektif.
Di tengah masifnya arus informasi dan hoaks di media sosial (medsos), Pelatihan Jurnalistik ini diharapkan mampu membentuk pelajar yang tidak hanya konsumtif terhadap informasi, tetapi juga mampu memproduksi konten yang edukatif dan bertanggung jawab.

Dalam sambutan pembukaannya, Pelaksana Tugas (Plt) Biro Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Vivian E. Gobaymenekankan pentingnya peran jurnalistik di lingkungan kalangan pelajar, yang mana nantinya bisa menjadi wadah awal bagi calon-calon jurnalis masa depan, guna menyuarakan fakta dan kebenaran.
“Pelatihan ini saya lihat penting, karena adik-adik ini generasi penerus, yang mana kalianlah yang nantinya akan menyampaikan berita-berita positif ke masyarakat. Jadi ikutilah Pelatihan Jurnalistik ini dengan baik,” terangnya.
Selama dua hari ke depan, para peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari para jurnalis senior dan praktisi media, diantaranya Hengky Yeimo, Mikael Kudiai, dan Marcelino Pigai.
Selain materi teori jurnalistik, Pelatihan Jurnalistik ini juga memperioritaskan sesi praktik lapangan, seperti simulasi konferensi pers dan teknik pengambilan visual berita, agar para pelajar mendapatkan pengalaman kerja jurnalistik secara nyata. ***(Agies Pranoto)




















