KABARPAPUA.CO, Wasior – PT PLN (Persero) sukses menjamin keandalan pasokan listrik selama rangkaian acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) tingkat Kabupaten Teluk Wondama yang berlangsung pada 8–9 Juli 2026.
Bertempat di Lapangan Aitumieri, Distrik Wasior, Papua Barat, kehadiran listrik yang andal membuat ibadah yang diikuti ribuan jemaat ini berjalan dengan khidmat, aman, dan tanpa kendala.
Menurut General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, demi menyukseskan acara tersebut, PLN menerjunkan 14 personel untuk melaksanakan siaga kelistrikan selama 24 jam.
Para petugas melakukan pengamanan jaringan dan inspeksi peralatan di enam titik lokasi siaga strategis, meliputi PLTD Manopi, Recloser Manggurai, LBS Karumatiri, Recloser Pasar, LBS Bandara, hingga venue utama Lapangan Aitumieri.
“Selama KKR berlangsung, kelistrikan di Wasior terpantau sangat aman dengan beban puncak mencapai 2.446 kW, sementara daya mampu sistem tercatat sebesar 3.730 kW,” kata Roberth dalam siaran persnya ke media, Jumat, 17 Juli 2026.
Suplai kelistrikan utama untuk menopang kebutuhan acara sebesar 197 kVA disalurkan melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) PLN Penyulang Pasar Wasior dan didukung Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 250 kVA.
“Dengan kualitas dan keamanan jaringan yang prima, PLN berhasil menyuplai listrik 100 persen dari penyulang tanpa memerlukan dukungan cadangan (backup) genset,” jelas Roberth.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua Panitia KKR Kabupaten Teluk Wondama, Robby Prawar. Kehadiran PLN dinilai menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan gereja.
“Kami mengapresiasi PLN atas komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan ini. Dukungan kelistrikan yang andal tidak hanya diberikan pada pelaksanaan KKR, tetapi juga pada Sidang Majelis Daerah Khusus GBI BPD Papua Barat,” jelas Robby.
“Keandalan listrik pada kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PLN hadir dalam mendukung kelancaran pelayanan rohani serta memperkuat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama,” kata Robby menambahkan.
Sedangkan Roberth mengatakan, penyediaan listrik yang andal merupakan komitmen PLN dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan yang memiliki nilai penting dalam memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung setiap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan,” jelas Roberth.

Roberth juga mengatakan, keberhasilan pengamanan kelistrikan pada KKR di Teluk Wondama merupakan hasil kesiapsiagaan personel dan keandalan sistem yang telah dipersiapkan secara optimal.
“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat menjalankan setiap kegiatan dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Roberth.
Selain memastikan pasokan listrik, kata Roberth, PLN turut menghadirkan Booth PLN Mobile sebagai langkah mendorong transformasi layanan digital yang praktis bagi masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, kehadiran booth ini disambut antusias oleh 55 pengunjung yang memanfaatkan layanan registrasi aplikasi, pembayaran tagihan, pembelian token, hingga pengajuan tambah daya, sekaligus mendapatkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi dari PLN atas transaksi yang dilakukan di lokasi.
Roberth mengatakan, melalui dukungan pasokan listrik dan pelayanan pelanggan ini, PLN berharap kegiatan KKR dapat menjadi momentum penguatan literasi layanan kelistrikan digital di masyarakat.
“Membawa semangat “Terangi Iman, Wujudkan Kebersamaan, Menguatkan Teluk Wondama”, PLN senantiasa berkomitmen untuk terus menerangi setiap pelosok, mendukung pembangunan sosial, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tanah Papua secara berkelanjutan,” paparnya. ***(Siaran Pers)


















