Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 2 Jul 2026 23:40 WIT

Kodam Cenderawasih: OPM Pelaku Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo


					Pesawat perintis AMA yang dibakar di Yahukimo. Foto: ist Perbesar

Pesawat perintis AMA yang dibakar di Yahukimo. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Kodam XVII/Cenderawasih membenarkan peristiwa pembakaran pesawat milik AMA dengan nomor registrasi PK-RCY di Lapangan Terbang Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis 2 Juli 2026.

“Pesawat itu dibakar oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), sesaat setelah mendarat di lokasi. Pesawat perintis ini terbang dari Bandara Wamena menuju Lapangan Terbang Balinggama dengan membawa tujuh orang penumpang,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto.

“Informasi awal mengenai kejadian ini diperoleh dari Manajer PT AMA, Bapak Mario yang melaporkan insiden tersebut kepada PPK Perintis Kantor UPBU Kelas I Wamena,” ujar Tri Purwanto dalam keterangannya.

Pesawat dipiloti Nicholas F. Goselin alias Mark, warga negara Amerika Serikat. “Dilaporkan meninggal dunia. Namun penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang,” kata Tri Purwanto.

Tri Purwanto bilang, aparat keamanan terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna memperoleh informasi yang lebih lengkap dan terverifikasi, termasuk memastikan kronologi kejadian, kondisi para penumpang, serta perkembangan situasi keamanan di lokasi.

“Kami masih melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terverifikasi. Perkembangan situasi di lapangan juga terus kami pantau,” kata Tri Purwanto.

Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat penerbangan perintis merupakan salah satu sarana vital yang menghubungkan wilayah-wilayah pedalaman Papua dengan pusat layanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, serta distribusi logistik. 

Untuk itu, Tri Purwanto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya sambil menunggu hasil penyelidikan resmi. ***(Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hilang Arah Terhalang Asap Pekat di Timika, 7 Penumpang Longboat Ditemukan Selamat

14 October 2026 - 17:09 WIT

Jembatan Merah Putih Jadi Titik Kehidupan Baru di Ugimba Pedalaman Intan Jaya

14 October 2026 - 16:31 WIT

Polres Nabire Musnahkan Ganja Asal Jayapura

14 October 2026 - 14:46 WIT

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB di Dekai, 1 Tewas

13 October 2026 - 22:40 WIT

Kejati Papua Tetapkan Mantan Kadis PUPR Boven Digoel Tersangka Kasus Korupsi Rp10,64 Miliar

13 October 2026 - 14:13 WIT

Dari Pengabdian Menjadi Berkat, TMMD di Nabire Bangun Gereja untuk Umat

13 October 2026 - 13:42 WIT

Trending di PERISTIWA