Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 1 Jul 2026 13:08 WIT

Pemprov Papua Tengah Dukung Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM


					Saat foto bersama usai pembukaan resmi workshop: “Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM”. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Saat foto bersama usai pembukaan resmi workshop: “Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM”. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan workshop: “Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM”, yang digelar di Aula Kantor BKKBN Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan workshop ini dibuka resmi Asisten III Bidang Administrasi Umum Provinsi Papua Tengah, Viktor Fun. Kegiatan ini dihadiri puluhan perempuan, yang merupakan perwakilan gereja dari 4 kabupaten yang antusias mengembangkan keterampilan wirausahanya.

Workshop yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua Tengah ini, menghadirkan para praktisi, yang membagikan berbagai materi strategis, mulai dari manajemen keuangan dasar, hingga digitalisasi pemasaran.

Dalam sambutannya, Viktor menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah berkomitmen mendorong pembangunan yang adil, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Suasana kegiatan workshop: “Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM”. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

“Salah satu bagian penting dari komitmen tersebut ialah penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, dan workshop ini sudah tepat,” kata Viktor, Rabu, 1 Juli 2026.

Viktor juga meminta kepada dinas terkait, bahwa workshop tidak hanya sekadar seremonial, namun perlunya langkah nyata yang berimbas untuk para peserta.

“Saya harap ini tidak sampai disini, ada keberlanjutan dan pendampingan untuk mereka, sampai ke penguatan legalitas usaha. Jadi tidak hanya materi-materi saja,” kata Viktor.

Selain penabuhan tifa tanda dimulainya kegiatan, dilakukan pula penyematan tanda peserta workshop, baik dari Viktor, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Sinergi Polri dan Pemda Jaga Stabilitas Keamanan Daerah

1 July 2026 - 14:14 WIT

Gubernur Papua Tengah Luncurkan SP2D Online dan KKPD

1 July 2026 - 13:48 WIT

BPKAD Provinsi Papua Tengah Mengoptimalkan Penggunaan SIPD-RI Online

29 June 2026 - 16:44 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek SIPD-RI Berbasis SP2D Online

29 June 2026 - 12:43 WIT

Angin Segar Pendidikan di Provinsi Papua Tengah: Siswa Dibiayai, Guru Diperhatikan

25 June 2026 - 22:09 WIT

Pesan Gubernur Papua Tengah pada Workshop Fasilitasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten

25 June 2026 - 18:21 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH