KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip menegaskan pentingnya kedisiplinan aparat sipil negara (ASN) dan peningkatan kualitas pelayanan publik, sebagai bagian komitmen pemerintah daerah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Hal ini disampaikan Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya. Apel gabungan ASN ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Papua Pegunungan, Senin, 15 Juni 2026.
Apel gabungan yang diikuti para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala distrik, dan kepala kampung ini, menjadi momentum penyampaian sejumlah agenda strategis daerah, dari penguatan sektor pertanian, dukungan terhadap dunia olahraga, hingga evaluasi kinerja aparatur pemerintahan.
Dalam apel gabungan ASN ini, Atenius juga menyoroti tingkat kehadiran ASN, terutama pada apel gabungan yang masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan evaluasi sementara, tingkat kehadiran ASN berkisar antara 40 hingga 50 persen.
Sebagian ASN yang tak hadir diketahui sedang melaksanakan tugas pelayanan di lapangan, seperti tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Namun menurut Atenius, ketidakhadiran ASN tanpa alasan yang jelas akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai upaya menegakkan disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur terhadap tugas pelayanan masyarakat.
Atenius juga menginstruksikan seluruh ASN untuk segera menyelesaikan penginputan data kinerja karena sistem aplikasi akan segera ditutup.
Selain itu, sebanyak 26 distrik yang belum menyelesaikan perbaikan Rencana Aksi (RA) Otonomi Khusus diminta segera merampungkan dokumen tersebut agar tahapan program berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal.
Menghadapi survei Ombudsman terkait pelayanan publik, Atenius meminta OPD teknis, khususnya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Sosial, untuk mempersiapkan seluruh dokumen pendukung secara maksimal.
“Persiapan yang baik akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperoleh hasil penilaian yang optimal,” terang Atenius.
Atenius juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala distrik dan kepala kampung yang hadir dalam apel gabungan ASN ini.
Kehadiran mereka dinilai sebagai bentuk komitmen dan keseriusan dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat hingga ke tingkat kampung.
“Pemerintah daerah membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh jajaran, mulai dari tingkat kabupaten hingga kampung, agar setiap program pembangunan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Atenius.

Melepas Perwakilan Pemerintah
Pada kesempatan itu, Atenius secara simbolis melepas kelompok tani Kabupaten Jayawijaya yang akan mengikuti pelatihan pertanian di Gorontalo. Pelepasan ditandai penyematan name tag dan topi kepada empat perwakilan petani yang akan berangkat bersama anggota lainnya.
Menurut Atenius, program pelatihan pertanian itu merupakan kesempatan berharga bagi para petani untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, yang nantinya dapat diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Jayawijaya.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat dibagikan kepada petani lainnya. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain pelepasan kelompok tani, Pemkab Jayawijaya melalui Atenius, juga memberikan apresiasi dan dukungan kepada atlet-atlet daerah yang akan membawa nama baik Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan pada berbagai ajang olahraga.
Tiga atlet sepak bola putri terbaik daerah resmi dilepas untuk mengikuti kompetisi dan memperkuat tim yang mewakili Papua Pegunungan.
Dukungan juga diberikan kepada klub kebanggaan masyarakat Jayawijaya, Wamena United, yang akan mewakili Provinsi Papua Pegunungan dalam ajang bergengsi Piala Presiden yang diikuti 64 tim dari seluruh Indonesia.
Terkait perhelatan Piala Dunia, Dinas Kominfo Jayawijaya telah sediakan fasilitas videotron untuk kegiatan nonton bersama. “Saya imbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” kata Atenius. ***(Agris Wistrijaya)


















