Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 6 May 2026 12:40 WIT

Gebrakan Gubernur Papua Tengah, Ubah Tambang Rakyat Jadi Motor Ekonomi Bermartabat


					Gubernur Papua Tengah, meki Nawipa saat menjadi narasumber di Diskusi Panel Terpadu Indonesia Emas 2045.  Foto: Humas PPT Perbesar

Gubernur Papua Tengah, meki Nawipa saat menjadi narasumber di Diskusi Panel Terpadu Indonesia Emas 2045. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Pemerintah Provinsi Papua Tengah mempertegas posisinya sebagai pilar utama kedaulatan ekonomi nasional dalam ajang Diskusi Panel Terpadu Indonesia Emas 2045.

Di hadapan para pemangku kepentingan sektor pertambangan dan keuangan, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa memaparkan visi besar transformasi sektor emas untuk memperkuat ketahanan moneter bangsa.

Acara berlangsung 5-6 Mei 2026 di Jakarta yang mengusung tema “Strategi Integrasi Hulu ke Hilir Penguasaan Cadangan Emas Menuju Ketahanan Moneter yang Berdaulat.” Forum ini menjadi wadah konsolidasi antara pemerintah daerah, kementerian, hingga petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Diskusi tingkat tinggi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Direktur Utama MIND ID, Kepala BIM, Dirjen Minerba KESDM, serta perwakilan dari KLH, KemenHut, BRIN, dan PT ANTAM. Kehadiran sektor perbankan yang diwakili oleh BRI turut memperkuat pembahasan dari sisi solusi finansial dan komersial.

Dalam paparannya yang bertajuk “Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas Menuju Ketahanan Moneter,”Gubernur Papua Tengah menekankan bahwa kekayaan alam Papua Tengah harus dikelola dengan paradigma baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tiga Pilar Utama Transformasi Ada tiga poin krusial yang menjadi landasan strategi Pemerintah Provinsi Papua Tengah:

  1. Legalisasi Pertambangan Rakyat: Gubernur berkomitmen mengubah wajah pertambangan rakyat dari sektor informal menjadi sektor ekonomi yang legal, aman, dan bermartabat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan standar hidup penambang lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
  2. Masyarakat Adat sebagai Subjek Utama: Kebijakan hilirisasi ini menempatkan masyarakat adat bukan lagi sebagai penonton, melainkan sebagai aktor utama di atas tanah ulayat mereka sendiri. Keberpihakan ini menjadi kunci stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.
  3. Penguatan Cadangan Devisa: Dengan penguasaan emas yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di tanah Papua, Indonesia diharapkan memiliki fondasi yang lebih kokoh untuk memperkuat cadangan devisa dan kedaulatan moneter nasional.

Gubernur Meki optimis bahwa integrasi hulu-hilir akan menciptakan multiplier effect atau dampak domino positif bagi masyarakat. Mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga akses kesehatan yang lebih baik di wilayah Papua Tengah.

“Ini bukan hanya tentang mengeksplorasi emas, tapi tentang bagaimana emas tersebut menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia Emas 2045,” kata Gubernur. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sentuhan Gubernur Meki Nawipa di Puncak: Perkuat Kesehatan hingga Kesejahteraan Tukang Ojek

27 September 2026 - 22:04 WIT

Laptop dari Gubernur Meki Nawipa Nyalakan Harapan Pelajar Puncak

26 September 2026 - 21:18 WIT

Gubernur Papua Tengah Wujudkan Pendidikan Berkualitas Lewat Sekolah Asrama Kago Puncak

26 September 2026 - 18:09 WIT

Bawa Misi Strategis, Gubernur Papua Tengah Tinjau Pembangunan, Pendidikan, hingga Kesehatan di Puncak

25 September 2026 - 17:09 WIT

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakor Regional PBJ Se-Tanah Papua Tahun 2026

23 September 2026 - 17:08 WIT

Pemprov Papua Tengah Bimtek Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

22 September 2026 - 23:38 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH