KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– PT PLN (Persero) menyalurkan paket sembako kepada ratusan anak asuh dan puluhan lansia di 11 lokasi berbeda di Tanah Papua. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) dan Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, bantuan yang diserahkan secara serentak pada Jumat, 24 April 2026, menjadi wujud nyata dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi harian para penerima manfaat.
Paket bantuan terdiri dari berbagai komoditas bahan pokok seperti beras, gula pasir, susu, teh, telur, dan minyak goreng tersebut diserahkan untuk membantu operasional dapur serta memastikan ketersediaan asupan gizi yang layak. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban pengelola yayasan dalam merawat anak-anak asuh maupun warga lanjut usia (lansia).
Muhammad Gulam, salah satu pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Amin, Kota Jayapura berterima kasih atas bantuan yang diberikan PLN untuk para santri. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu sekali dengan bantuan ini. Allah SWT menggerakkan PLN untuk mengirim bantuannya yang kami terima dengan senang hati. Kami sangat bersyukur,” ucapnya.
Di lokasi berbeda, Ketua Panti Asuhan dan Panti Jompo Air Mata Mama, Lince, merasa haru atas rezeki yang Tuhan berikan. Dia bercerita bahwa panti asuhan yang sudah hampir berdiri selama 14 tahun masih sering kali kesulitan untuk mendapatkan makanan karena menunggu donatur yang datang.

“Terima kasih PLN, bantuan ini sangat membantu para penghuni di panti yang terdiri dari 22 lansia dan 28 anak. Semoga Tuhan berkati semua bantuan baiknya,” kata Lince.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menjelaskan sumber dana program ini berasal dari zakat, infak, sedekah, serta persembahan kasih yang disisihkan melalui penghasilan para pegawai PLN setiap bulannya. Melalui wadah YBM dan Perokris, dana tersebut disalurkan tepat sasaran sebagai bentuk rasa syukur insan PLN guna meringankan beban sesama.
Roberth bilang, tugas utama PLN memang untuk memastikan keandalan pasokan listrik, namun kehadiran PLN juga harus membawa terang dan berkah bagi kehidupan sosial masyarakat, khususnya di Tanah Papua.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung, mengamankan kebutuhan dapur yayasan, dan memberikan senyum bagi anak-anak dan lansia yang tinggal di sana,” ujar Roberth.
Ke-11 lokai yang menerima bantuan PLN yakni Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Amin, Panti Asuhan dan Panti Jompo Air Mata Mama, serta Pondok Pesantren Madrasah Da’arul Ma’arif Numbay.
Semangat berbagi ini juga meluas hingga ke Pondok Pesantren Al-Istiqomah Walesi di Jayawijaya, Panti Asuhan Ikhsan Al Mauun di Manokwari, Panti Asuhan Dhu’afah Emeyodere di Sorong, Panti Asuhan Dhuafa Baiturrosul di Mimika, Pondok Pesantren Hidayatullah di Merauke, Panti Asuhan Pancasila di Biak Numfor, Pondok Pesantren Al-Fatah di Fakfak, hingga Masjid Raudhatul Jannah di Nabire. *** (Rls)


















