Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 21 Apr 2026 05:35 WIT

Longsor 50 Meter Terjang Kampung Kalimo Keerom, Akses Jalan Trans Papua Lumpuh


					Longsor di Keerom. Foto: Tribratanewspolri Perbesar

Longsor di Keerom. Foto: Tribratanewspolri

KABARPAPUA.CO, Keerom– Ruas jalan Trans Papua tepatnya di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom mengalami longsor pada Senin 20 April 2026. Akibatnya akses transportasi dari dan menuju Jayapura-Senggi terputus.

Kapolsek Waris IPTU Kamaludin  didampingi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua – Papua Pegunungan, Satker Wilayah Keerom, Koramil Waris, dan pihak kontraktor langsung meninjau lokasi terdampak .

Dalam pendataan diketahui jalan mengalami longsor dengan kedalaman dan panjang masing-masing mencapai 50 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Lokasi longsor hanya berjarak 300 meter dari titik longsor lama yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

“Kondisi teknis di lapangan ditemukan tanah di lokasi masih sangat labil, sehingga alat berat belum dapat melakukan penanganan langsung di titik utama karena risiko longsor susulan,” jelas Kapolsek Waris.

Akibat putusnya jalan ini, warga terpaksa berjalan kaki menyisir tepi longsoran untuk berganti kendaraan di titik aman.

Sebagian pengemudi logistik dan kendaraan pribadi memilih untuk memutar balik arah karena tidak adanya kepastian kapan jalur utama ini kembali dibuka.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi area longsor, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan sangat berisiko,” ujar IPTU Kamaludin.

Jalan Alternatif Darurat

Ke depan, jalan alternatif darurat akan dibangun yang letaknya di bawah titik longsor yang ditargetkan rampung dalam 3 minggu. Sedangkan untuk pembangunan jalan permanen sepanjang 300 meter akan dikerjakan selama 6 bulan.

Sehingga masyarakat yang ingin menuju Jayapura atau Wamena diarahkan melalui jalur alternatif Warlef. Namun, jalur ini hanya bisa dilalui kendaraan kecil dengan konsekuensi waktu tempuh meningkat 2 hingga 3 kali lipat.

Polsek Waris berkomitmen menjaga kondusivitas selama masa perbaikan. Besok, pihak kepolisian akan memfasilitasi pertemuan antara pihak kontraktor dengan tokoh adat serta masyarakat Kampung Kalimo.

“Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah teknis pekerjaan agar mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat dan berjalan tanpa kendala sosial,” pungkas Kapolsek Waris. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kalapas Serui yang Baru Harapkan Dukungan Semua Jajaran

20 April 2026 - 20:12 WIT

Tragedi Truk Terbalik di Sentani, 2 Orang Tewas

20 April 2026 - 16:34 WIT

Kesaksian Memilukan Ibu Hamil Korban Tembak di Puncak

20 April 2026 - 15:09 WIT

Wakapolda Papua Tengah Tinjau Langsung Pelaksanaan Tes Kesehatan Casis Bintara Polri

18 April 2026 - 11:18 WIT

Polresta Jayapura Kota Tangkap Kurir Ganja Lintas Negara

17 April 2026 - 14:28 WIT

Geger! Dua Jenazah Ditemukan di Kalisemen Nabire

16 April 2026 - 11:28 WIT

Trending di PERISTIWA