Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 9 Apr 2026 09:25 WIT

Siklon Tropis Maila Hantui Pesisir Jayapura-Sarmi


					Pantai Base G di Kota Jayapura. Foto: Katharina/kabarpapua.co Perbesar

Pantai Base G di Kota Jayapura. Foto: Katharina/kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Masyarakat di wilayah pesisir utara Papua diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya Siklon Tropis Maila yang saat ini berada di Kepulauan Solomon.

Fenomena cuaca ini terpantau memberikan dampak signifikan dengan menarik masa udara secara masif ke perairan utara Papua dan memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Dok2 Jayapura, HeriPurnomo menjelaskan pantauan terkini, pergerakan Siklon Maila cenderung melambat namun memiliki pengaruh kuat di wilayah perairan Jayapura hingga Sarmi. “Kecepatan angin dilaporkan berkisar antara 4 hingga 25 knot, yang berpotensi memicu gelombang laut kategori sedang hingga tinggi,” katanya, ditemui Rabu 8 April 2026

Kondisi gelombang saat ini terpantau fluktuatif mengikuti arah pergerakan pusat siklon tersebut. Pihaknya memastikan akan terus memperbarui informasi dampak Siklon Maila setiap saat guna meminimalisir risiko bagi masyarakat.

Imbauan

Merespons situasi ini, Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura imbauan khususnya kepada warga di pesisir Jayapura dan Sarmi, terutama bagi para nelayan tradisional, untuk lebih mengutamakan keselamatan. 

“Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk melaut,” katanya.

Tak hanya bagi nelayan, imbauan ini juga berlaku bagi masyarakat yang hendak melakukan aktivitas rekreasi di sepanjang pesisir pantai. Warga diminta berhati-hati terhadap perubahan cuaca mendadak dan tinggi gelombang yang bisa membahayakan nyawa. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polda Papua Tengah: Vape Dilarang untuk Polisi, Tanpa Pengecualian

3 November 2026 - 11:27 WIT

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Trending di PERISTIWA