Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 21 Mar 2026 10:29 WIT

Bupati Jayawijaya Resmikan Gereja Kemah Injil Jemaat Zebaoth Distrik Yalengga


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan sambutan pada peresmian Gereja Kemah Injil Jemaat Zebaoth di Distrik Yalengga. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)
Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan sambutan pada peresmian Gereja Kemah Injil Jemaat Zebaoth di Distrik Yalengga. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui Bupati Jayawijaya Atenius Murip hadiri pembangunan Gereja Kemah Injil GKI Jemaat Zebaoth di Distrik Yalengga yang telah selesai setelah penantian 10 tahun, Kamis, 19 Maret 2026.

Peresmian Gereja Kemah Injil GKI Jemaat Zebaoth ditandai dengan pengguntingan pita dan penyeran kunci gereja kepada Gembala Jemaat Sebaoth.

Bupati Kabupaten Jayawijaya juga memberikan apresiasi kepada semua komponen yang telah membantu, baik dalam doa maupun materi. Sehingga Gereja GKII Jemaat Zebaoth dapat berdiri megah.

Menurut Bupati Jayawijaya, Pemkab Jayawijaya juga memberikan bantuan dana sebesar Rp400 juta dan seperangkat alat musik.

“Bantuan ini untuk penyelesaian yang belum terselesaikan. Semoga gereja ini dapat meningkatkan iman orang Kristiani di Yalenga,” kata Bupati Jayawijaya Atenius Murip.

Atenius juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gereja tersebut, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah, kepala distrik, dan kepala kampung.

Ketua Panitia Pembangunan GKII jemaat Zebaoth sekaligus Panitia Peresmian Gereja, Oties Ingibal bersyukur atas diresmikannya gereja tersebut setelah 20 tahun penantian. 

Diketahui, proses pembangunan gereja ini dimulai pada tahun 2016 dan memakan waktu kurang lebih 10 tahun untuk perencanaan dan 10 tahun lagi untuk pembangunan.

“Perjalanan ini sangat panjang, di mana gereja ini harus dibangun dengan susah payah oleh jemaat sendiri,” kata Oties.

Oties juga menyampaikan, gereja dibangun dengan bantuan dari jemaat sendiri, kader-kader, dan sumbangan dari berbagai pihak serta bantuan Pemkab Jayawijaya memberikan bantuan dana sebesar Rp150 juta pada tahun 2022.

“Harapan kami, gereja ini dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi jemaat dan dapat meningkatkan iman mereka,” kata Oties.

Gereja ini memiliki bangunan tunggal dan masih membutuhkan fasilitas lainnya seperti pastori, tempat inventaris, dan alat musik. Sehingga jemaat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan lebih lanjut.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan berharap dapat terus mendapatkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat,” tutup Oties. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pimpin Apel ASN, Bupati Jayawijaya Tegaskan Disiplin dan Peningkatan Kualitas Layanan

15 June 2026 - 21:06 WIT

Raker I GOW Jayawijaya, Ronny Elopere Tekankan Program Nyata bagi Perempuan dan Anak

11 June 2026 - 08:25 WIT

Wabup Jayawijaya Dorong Warga Kurulu Kembangkan Budidaya Ikan dan Cabai Rawit

6 June 2026 - 17:20 WIT

Aturan Wajib Halal Dipercepat ke Juni, UMKM Jayawijaya Siap Ambil Peluang

5 June 2026 - 21:45 WIT

Bawa Bantuan ke Kampung Logonoba, Bupati Jayawijaya Serukan Perdamaian Pascakonflik

30 May 2026 - 22:16 WIT

Semangat Berbagi, Pemkab Jayawijaya Serahkan Hewan Kurban ke PHBI

25 May 2026 - 04:58 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA