Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 11 Mar 2026 21:31 WIT

Temuan BBPOM Jayapura saat Sidang ke Distributor Makanan


					Sidang BBPOM pada salah satu gudang distributor di Kota Jayapura. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Sidang BBPOM pada salah satu gudang distributor di Kota Jayapura. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura menggelar pengawasan pangan di gudang distributor Inti Jaya, Distrik Waimhorock, Rabu 11 Maret 2026.

Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan memimpin sidak tersebut. Ia menegaskan pengawasan difokuskan pada distributor sebagai penyuplai utama produk ke supermarket, toko, dan kios.

“Kita mulai dari hulu ke hilir, memastikan produk memenuhi standar dari segi tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, tim BBPOM menemukan masalah kebersihan gudang, seperti lantai berdebu dan kasar yang menyulitkan pembersihan. Selain itu, gudang juga menyimpan produk makanan hewan seperti pakan kucing dan anjing. BBPOM mengingatkan agar produk hewan dipisahkan dari makanan manusia untuk mencegah kontaminasi maupun bau yang dapat memengaruhi kualitas pangan.

“Kami harapkan pemilik gudang memperhatikan kondisi lantai, misalnya dengan epoxy atau rutin dibersihkan agar kebersihan terjaga,” tegas Herianto.

Herianto menekankan pengawasan pangan adalah tanggung jawab bersama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. “Pelaku usaha harus memastikan produk yang diedarkan bebas dari kedaluwarsa, rusak, maupun tanpa izin edar,” katanya.

BBPOM Jayapura akan terus melakukan pengawasan rutin setiap minggu selama Ramadan hingga setelah Lebaran. Langkah ini diambil untuk meminimalisir peredaran produk pangan bermasalah, mengingat tingginya permintaan masyarakat pada periode tersebut.

Dengan intensifikasi pengawasan ini, BBPOM berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam berbelanja kebutuhan pangan jelang Idul Fitri, sementara pelaku usaha semakin disiplin menjaga kualitas produk yang mereka edarkan. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA